Daerah

Program RT Berkelas Kota Malang Tembus 70 Persen, Drainase hingga Plesterisasi Jalan Dikebut

13
×

Program RT Berkelas Kota Malang Tembus 70 Persen, Drainase hingga Plesterisasi Jalan Dikebut

Share this article
Program RT Berkelas Kota Malang Tembus 70 Persen, Drainase hingga Plesterisasi Jalan Dikebut
Warga RT 05 RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, saat melakukan kerja bakti dalam pembangunan saluran drainase melalui program RT Berkelas.(Sudutkota.id/Agus Demit)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Realisasi program RT Berkelas yang menjadi salah satu program strategis Wali Kota Malang pada tahun anggaran 2026 telah mencapai sekitar 70 persen di wilayah Kota Malang.

Program ini menyasar kebutuhan masyarakat di tingkat rukun tetangga (RT), baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik.

Salah satu bentuk pelaksanaannya terlihat di wilayah RT 05 RW 16, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing. Di kawasan tersebut, program RT Berkelas dimanfaatkan untuk pembangunan saluran drainase guna memperbaiki sistem pembuangan air warga sekaligus mengantisipasi potensi longsor.

Ketua RT 05 RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Achad Fauzi, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai Sudutkota.id, Minggu (11/10/2026). Menurutnya, pembangunan saluran drainase menjadi kebutuhan penting karena berkaitan langsung dengan kondisi lingkungan permukiman dan pengelolaan aliran air.

“Pembangunan ini untuk kepentingan warga. Dengan adanya saluran drainase, pembuangan air menjadi lebih terarah dan tidak langsung mengalir ke tanah. Ini juga sebagai upaya antisipasi longsor,” ujar Fauzi.

Di RT 05, pembangunan saluran drainase tersebut memiliki panjang keseluruhan sekitar 75 meter. Sebelum pekerjaan dilaksanakan, warga melakukan pengukuran untuk menyesuaikan pembangunan dengan kondisi lapangan. Pekerjaan itu ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 10 hari.

Fauzi menegaskan, manfaat pembangunan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain membantu menata aliran pembuangan air, keberadaan drainase diharapkan dapat mengurangi persoalan lingkungan akibat sistem pembuangan air yang belum tertata dengan baik.

“Program ini sangat bermanfaat bagi warga karena saluran pembuangan air menjadi lebih baik,” tegasnya.

Di wilayah RW 16, pelaksanaan program RT Berkelas menyasar sejumlah RT dengan kebutuhan pembangunan yang berbeda. Untuk RT 01, RT 02, RT 04, dan RT 05, pekerjaan fisik difokuskan pada pembangunan gorong-gorong serta saluran pembuangan air warga. Sementara itu, khusus RT 03, program tersebut direncanakan untuk pekerjaan plesterisasi jalan.

Perbedaan jenis pekerjaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan masing-masing. Pembenahan saluran air dan gorong-gorong menjadi bagian dari upaya memperbaiki drainase permukiman, sedangkan plesterisasi jalan diarahkan untuk mendukung kondisi akses lingkungan yang lebih baik.

Capaian realisasi sekitar 70 persen di tingkat Kota Malang menunjukkan program tersebut telah berjalan, meskipun penyelesaian pekerjaan yang tersisa tetap menjadi perhatian. Kualitas pembangunan, kesesuaian sasaran, serta keberlanjutan fungsi infrastruktur menjadi aspek penting agar program tidak berhenti pada pelaksanaan fisik semata.

Bagi masyarakat, keberhasilan program RT Berkelas pada akhirnya diukur dari manfaat nyata yang dirasakan sehari-hari. Infrastruktur yang dibangun harus mampu menjawab kebutuhan warga, mulai dari memperbaiki pembuangan air hingga menunjang akses jalan di lingkungan permukiman.

Fauzi pun menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Malang atas pelaksanaan program tersebut. Ia berharap program RT Berkelas terus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pembangunan di tingkat lingkungan.

“Terima kasih Pak Wali Kota atas program ini. Manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” pungkas Fauzi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *