JOMBANG, Sudutkota.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jombang kembali menggelar program pemberdayaan sosial bagi keluarga penyandang disabilitas yang masuk dalam kelompok masyarakat rentan.
Sebanyak 75 warga mengikuti bimbingan sosial (bimsos) yang dirangkai dengan pelatihan pembuatan kue rumahan di Rumah Pelayanan Sosial Desa Candi Mulyo, Kabupaten Jombang.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai, Jumat (18/9/2026) tersebut menyasar tiga kelompok penerima manfaat, yakni keluarga penyandang disabilitas terlantar, lansia terlantar, serta gelandangan dan pengemis (gepeng).
Setiap hari, sebanyak 25 peserta mengikuti rangkaian bimbingan sosial yang difokuskan pada peningkatan keterampilan praktis sekaligus penguatan fungsi sosial keluarga.
Kepala Dinsos Kabupaten Jombang Agung Hariadi mengatakan, pendekatan pemberdayaan menjadi salah satu kunci dalam penanganan kelompok masyarakat rentan.
Menurutnya, bantuan sosial yang bersifat konsumtif perlu diimbangi dengan pemberian keterampilan. Dengan demikian, penerima manfaat diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kondisi ekonomi keluarganya.
“Upaya kesejahteraan sosial tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan sosial, tetapi juga pemberdayaan mental serta peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu menjalankan fungsi sosialnya secara optimal,” ujar Agung, Jum’at (18/9/2026).
Pelatihan pembuatan kue rumahan dipilih karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di tingkat keluarga. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan bahan, proses pengolahan, hingga teknik pengemasan produk agar memiliki nilai jual.
Rumah Pelayanan Sosial Desa Candi Mulyo sebelumnya juga telah dimanfaatkan Dinsos Jombang untuk berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya pelatihan serupa bagi kelompok Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE).
Pada Februari 2026, pelatihan pembuatan kue di lokasi tersebut diikuti 20 peserta binaan dari berbagai komunitas perempuan.
Rumah Pelayanan Sosial Candi Mulyo merupakan salah satu fasilitas layanan sosial Dinsos Jombang yang digunakan secara bergilir untuk berbagai program pemberdayaan. Selain pelatihan keterampilan, fasilitas tersebut juga dimanfaatkan sebagai tempat penanganan sementara bagi lansia terlantar sebelum mendapatkan intervensi lebih lanjut.
Program bimbingan sosial bagi penyandang disabilitas terlantar, lansia terlantar, serta gepeng tersebut juga mengacu pada data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kabupaten Jombang.
Dinsos Jombang mencatat sebanyak 3.368 warga masuk kategori PMKS berdasarkan pendataan melalui aplikasi Intuisi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 866 merupakan penyandang disabilitas dan 407 lainnya merupakan lansia terlantar, sementara sisanya berasal dari kelompok rentan lainnya.
Data tersebut menjadi salah satu acuan dalam menentukan sasaran program pemberdayaan sosial. Setiap laporan maupun temuan PMKS terlebih dahulu melalui proses asesmen untuk memastikan bentuk intervensi sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
“Setiap laporan pasti ditindaklanjuti, meskipun belum semua bisa langsung diselesaikan sekaligus. Yang terpenting, asesmen dilakukan agar penanganan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran,” ungkap Agung.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan membuat kue, tetapi juga mampu mengembangkan usaha rumahan sebagai sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.
Pendekatan pemberdayaan serupa sebelumnya diterapkan Dinsos Jombang kepada kelompok PRSE. Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan membuat kue, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai strategi pemasaran produk melalui media sosial.
Dengan melibatkan 75 peserta, Dinsos Jombang berharap pelatihan di Rumah Pelayanan Sosial Candi Mulyo dapat mendorong tumbuhnya usaha kecil berbasis keluarga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi kelompok masyarakat rentan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui pendekatan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat.





















