Peristiwa

Sempat Terlihat Belanja, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Beberapa Hari Kemudian

4
×

Sempat Terlihat Belanja, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Beberapa Hari Kemudian

Share this article
Sempat Terlihat Belanja, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Beberapa Hari Kemudian
Ketua RT setempat, Agus Triyuono, saat memberikan keterangan kepada petugas kepolisian terkait penemuan warga meninggal dunia di rumahnya, Jalan Letjen Sutoyo IV, Kota Malang.(Sudutkota.id/Istimewa)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Seorang pria berusia 49 tahun, berinisial SGN, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (11/9/2026).

Kematian SGN terungkap setelah warga mencium bau menyengat dari dalam rumah. Kondisi semakin mencurigakan karena terlihat banyak lalat di sekitar rumah korban.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, pihaknya menerima informasi melalui layanan 110 Jogo Malang sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas kemudian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Anggota bersama piket fungsi Polsek Lowokwaru mendatangi TKP setelah menerima informasi adanya warga yang meninggal dunia secara mendadak,” ujarnya.

SGN diketahui sehari-hari tinggal seorang diri. Ketua RT setempat, Agus Triyuono (69), masih sempat melihat korban, pada Selasa (8/9/2026). Saat itu SGN terlihat membeli jajanan di sebuah minimarket di sekitar lokasi.

Namun, setelah itu korban tidak lagi terlihat oleh warga.

Agus yang juga kerap memberikan makanan kepada korban mulai merasa curiga ketika makanan yang diberikan, pada Rabu (9/9/2026), tidak kunjung diambil. Kondisi tersebut berlangsung hingga dua hari.

Kecurigaan warga akhirnya mengarah ke rumah korban setelah, pada Jumat (11/9/2026), muncul bau menyengat dari dalam rumah. Di sekitar lokasi juga terlihat banyak lalat.

Karena pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, rumah kemudian dibuka secara paksa. Saat dilakukan pemeriksaan, warga dan petugas mendapati SGN telah meninggal dunia di dalam kamar dengan kondisi tubuh sudah kaku.

Bagian wajah korban terlihat menghitam dan terdapat cairan yang keluar dari tubuh.

Petugas Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polresta Malang Kota kemudian melakukan pemeriksaan terhadap lokasi dan jasad korban. Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka pada bagian kaki yang diduga berkaitan dengan penyakit gula atau diabetes.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian SGN.

“Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Jenazah sudah dievakuasi ke RSUD dr. Saiful Anwar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Anang.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengevakuasi jenazah.

Pihak kepolisian selanjutnya menyiapkan pengantar visum et repertum maupun autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban secara medis.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *