Sudutkota.id – Pesatnya perkembangan teknologi digital dinilai membawa tantangan baru terhadap pembentukan karakter generasi muda.
Di tengah derasnya arus informasi yang semakin sulit dibendung, penguatan nilai keagamaan dan literasi digital dianggap menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan moral masyarakat.
Persoalan tersebut menjadi fokus dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Yunianto, M.M., di salah satu hotel di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Senin (13/7/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Nilai Keagamaan dan Literasi Digital dalam Membangun Ketahanan Moral Masyarakat” dan diikuti peserta dari berbagai unsur masyarakat di Kabupaten Jember.
Dalam paparannya, Eko Yunianto menilai bahwa transformasi digital telah menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat.
Kondisi tersebut, menurutnya, memberikan banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan serius terhadap pembentukan karakter dan moral generasi muda apabila tidak diimbangi dengan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Ia menegaskan, agama memiliki peran strategis sebagai pedoman hidup sekaligus pondasi dalam membangun karakter anak bangsa.
Di tengah derasnya arus informasi digital, nilai-nilai moral perlu terus ditanamkan agar generasi muda mampu memilah informasi, menjaga etika, dan tidak mudah terpengaruh oleh dampak negatif perkembangan teknologi.
“Ketika mental dan moral anak-anak kita mulai pudar, agama hadir sebagai pedoman hidup mereka. Agama menjadi pondasi yang sangat kuat untuk membangun nilai-nilai moral anak bangsa,” kata Eko Yunianto.
Menurutnya, ketahanan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi maupun pertahanan negara, tetapi juga oleh kualitas moral masyarakatnya. Apabila moral generasi penerus mengalami kemerosotan, maka hal tersebut dapat berdampak terhadap masa depan bangsa.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, hingga tokoh agama, untuk bersama-sama memperkuat pendidikan karakter seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan masyarakat.
Eko berharap generasi muda tetap mampu mempertahankan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Menurutnya, literasi digital yang dibangun di atas landasan moral dan keagamaan akan melahirkan masyarakat yang lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi sekaligus memiliki karakter yang kuat.
“Agama menjadikan moral anak bangsa menjadi lebih baik,” pungkasnya.




















