Peristiwa

Nelayan Temukan Satu Korban Terseret Ombak Payangan Jember

12
×

Nelayan Temukan Satu Korban Terseret Ombak Payangan Jember

Share this article
Nelayan Temukan Satu Korban Terseret Ombak Payangan Jember
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenasah Barokatul, warga Desa Suci, Panti yang terseret ombak Pantai Payangan.(foto:Pusdalops for sudutkota.id)

Sudutkota.id – Satu dari dua korban yang terseret ombak Pantai Payangan, Kabupaten Jember, akhirnya ditemukan, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Jenasah korban yang ditemukan atas nama Barokatul Hidayat (27), warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo.

Dijelaskan, penemuan jenasah korban ini bermula dari informasi nelayan setempat yang melihat objek mencurigakan di sekitar perairan Payangan. Selanjutnya, tim SAR gabungan melakukan pengecekan dan evakuasi.

“Setelah korban berhasil dievakuasi, kita diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses lebih lanjut,” ujar Edy Budi.

Edy Budi menambahkan, tim gabungan dari Pos SAR Jember, BPBD, TNI/Polri, Relawan SAR, serta masyarakat sekitar, masih melakukan pencairan satu korban lagi yang belum ditemukan.

Untuk diketahui, dua korban yang terseret ombak adalah adik kakak, yakni Barokatul Hidayat (27) dan Rifki (22), warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Edy Budi Susilo menjelaskan, hilangnya korban terjadi pada, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Dua laki-laki merupakan kakak beradik sedang berenang di sekitar pantai Seruni Payangan, Saat berenang, kedua korban terseret ombak ke tengah laut,” ujarnya.

Dijelaskan, sekitar pukul 14.15, Pos SAR Jember menerima laporan dari Farel, relawan SAR Rimba Laut. Selanjutnya, tim pos SAR Jember berkoordinasi dengan BPBD dan unsur SAR gabungan untuk melakukan assessment dan pencarian korban.

“Hari ini, Senin kita memasuki hari ketiga pencarian,” ujar Edy Budi. Pencarian masih akan dilakukan karena masih ada satu korban lagi yang belum ditemukan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *