Sudutkota.id – Suasana Taman Tirta Wisata Jombang, Jawa Timur, dipenuhi gelak tawa anak-anak saat Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang menggelar edukasi keselamatan dan pencegahan kebakaran.
Peserta kegiatan berasal dari TK Al-Islam Mancar Peterongan, RA An-Nur Keras, dan TK Srikandi Mojoagung. Anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai sesi pengenalan profesi pemadam kebakaran hingga simulasi penggunaan perlengkapan damkar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Bhirawa Diaz Quintas mengatakan edukasi tersebut penting untuk menanamkan budaya sadar keselamatan sejak usia dini.
“Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini tentang bahaya kebakaran dan bagaimana cara bersikap saat kondisi darurat. Kami kemas dengan metode yang menyenangkan agar mudah dipahami,” kata Wiku dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, petugas pemadam kebakaran tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga melakukan penyelamatan dan evakuasi dalam berbagai kondisi darurat.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa petugas damkar adalah sahabat masyarakat yang siap membantu dalam situasi berbahaya,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan berbagai perlengkapan pemadam kebakaran mulai dari alat pelindung diri hingga kendaraan operasional damkar.
“Petugas juga menjelaskan fungsi alat-alat tersebut dengan bahasa sederhana dan interaktif,” ucap Wiku.
Tak hanya untuk siswa, edukasi juga diberikan kepada guru dan wali murid mengenai langkah pencegahan kebakaran di rumah maupun lingkungan sekolah.
Tim Damkar Jombang memberikan pemahaman terkait penggunaan instalasi listrik yang aman, pengawasan sumber api, hingga langkah cepat yang perlu dilakukan saat terjadi kebakaran.
“Kami berharap edukasi seperti ini bisa membentuk karakter anak yang lebih peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan,” tutur Wiku.
Kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Banyak peserta didik terlihat aktif bertanya serta mencoba berinteraksi langsung dengan petugas pemadam kebakaran.
“Program edukasi ini menjadi bagian dari komitmen BPBD Kabupaten Jombang dan Damkar Jombang dalam membangun budaya mitigasi bencana dan keselamatan masyarakat sejak usia dini,” pungkas Wiku.




















