Peristiwa

Geger Bayi Dibuang di Jombang, Terduga Pelaku Ternyata Siswi SMP dan Pelajar SMA

7
×

Geger Bayi Dibuang di Jombang, Terduga Pelaku Ternyata Siswi SMP dan Pelajar SMA

Share this article
Geger Bayi Dibuang di Jombang, Terduga Pelaku Ternyata Siswi SMP dan Pelajar SMA
Bayi yang dibuang di teras rumah warga Desa Sawiji, Jogoroto.(foto:sudutkota.id/Polsek Jogoroto)

Sudutkota.id – Kasus penemuan bayi perempuan di teras rumah warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akhirnya menemui titik terang.

Polisi mengungkap terduga pelaku pembuangan bayi yang sempat menggegerkan warga pada, Senin (18/5/2026), dini hari.

Dua terduga pelaku diketahui masih berstatus pelajar. Mereka adalah EK (15), warga Kecamatan Sumobito, yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP, serta S (17), warga Kecamatan Mojoagung, yang tercatat sebagai pelajar kelas 2 SMA.

Kapolsek Jogoroto, AKP M. Djulan mengatakan, bayi perempuan tersebut diduga dilahirkan oleh EK di wilayah Kecamatan Sumobito tanpa bantuan tenaga medis.

“Bayi diduga dilahirkan oleh perempuan tersebut dengan bantuan pasangannya tanpa melibatkan tenaga medis,” ujar Djulan kepada awak media, Senin (18/5/2026).

Usai persalinan, kedua pelajar itu diduga membawa bayi perempuan tersebut ke wilayah Kecamatan Jogoroto dan meninggalkannya di teras rumah warga hingga akhirnya ditemukan masyarakat.

“Kemudian dibuang oleh mereka berdua di wilayah Jogoroto hingga akhirnya ditemukan warga,” katanya.

Kasus pembuangan bayi di Jombang ini semakin menjadi perhatian setelah ibu bayi diketahui sempat mendatangi lokasi penemuan bayi.

Setelah mengetahui bayinya dirawat, ia kemudian menuju ke Puskesmas Mayangan. “Sekarang ibunya sudah berada di Puskesmas Mayangan,” ujar Djulan.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait motif pembuangan bayi perempuan tersebut. Aparat kepolisian juga belum menentukan langkah hukum lanjutan sambil menunggu perkembangan pemeriksaan.

“Kalau pembuangan bayi tentu ada unsur pidana. Tetapi untuk langkah selanjutnya kami masih menunggu perkembangan dan arahan pimpinan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan bayi baru lahir yang diduga sengaja ditinggalkan orang tuanya di depan rumah warga, Senin dini hari (18/5/2026).

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi masih hidup di halaman depan rumah milik Kasdolah, warga Dusun Beji RT 010 RW 002 Desa Sawiji, sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Jogoroto, AKP M. Djulan menjelaskan, awalnya pemilik rumah mendengar suara tangisan bayi dari luar rumah saat suasana dini hari masih sepi.

“Setelah dilakukan pengecekan, saksi menemukan seorang bayi yang masih hidup berada di lantai halaman depan rumah dalam kondisi terbungkus kain putih,” ujar AKP M. Djulan, Senin (18/5/2026).

Ia mengaku penemuan bayi baru lahir di Jombang tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun Beji dan diteruskan ke pihak kepolisian Polsek Jogoroto.

“Petugas SPKT Polsek Jogoroto langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta pengamanan tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Djulan.

Selain itu, polisi juga menghubungi tenaga medis dari Puskesmas Mayangan untuk memastikan kondisi kesehatan bayi yang ditemukan terlantar tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal petugas medis, bayi diketahui masih hidup dengan kondisi tali pusar dan ari-ari masih menempel utuh. Bayi selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Mayangan guna mendapatkan perawatan intensif.

“Bayi langsung dibawa ke Puskesmas Mayangan untuk penanganan medis lebih lanjut,” tambahnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *