Olahraga

Perbasi Kabupaten Malang Pecah, Delapan Pengurus Mundur Massal

22
×

Perbasi Kabupaten Malang Pecah, Delapan Pengurus Mundur Massal

Share this article
Perbasi Kabupaten Malang Pecah, Delapan Pengurus Mundur Massal
Delapan pengurus Perbasi Kabupaten Malang menyatakan mundur dari kepengurusan di tengah dinamika internal organisasi.(foto:sudutkota.id/ist.)

Sudutkota.id – Organisasi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Malang tengah dilanda konflik internal serius.

Delapan pengurus inti memilih mundur secara massal dan melayangkan mosi tidak percaya terhadap Ketua Perbasi Kabupaten Malang, Mawang Sukma.

Gelombang pengunduran diri itu disebut menjadi sinyal retaknya soliditas organisasi basket terbesar di Kabupaten Malang. Situasi tersebut bahkan dikhawatirkan mengganggu proses pembinaan atlet hingga regenerasi pemain muda yang selama ini berjalan.

Kisruh internal itu mencuat ke publik setelah akun Instagram Perbasi Kabupaten Malang mengunggah pernyataan mundurnya sejumlah pengurus sejak, Jumat (8/5/2026). Mereka yang hengkang terdiri dari Wakil Ketua Umum, sekretaris, bendahara hingga beberapa ketua bidang.

Wakil Ketua Umum Perbasi Kabupaten Malang, Muhammad Farkhan, mengungkapkan keputusan mundur diambil setelah para pengurus merasa tidak lagi memiliki kepercayaan terhadap kepemimpinan organisasi saat ini.

Menurutnya, polemik memuncak ketika surat pengunduran diri yang diajukan secara resmi disebut tidak diakui oleh ketua organisasi.

“Ini menjadi bukti bahwa integritas ketua dipertanyakan. Karena surat pengunduran diri tidak diakui, akhirnya para pengurus memilih mundur dari kepemimpinan beliau,” ujar Farkhan, Senin (11/5/2026) kemarin.

Farkhan menilai kondisi tersebut bukan sekadar persoalan internal biasa. Ia menyebut konflik berkepanjangan dapat berdampak langsung terhadap masa depan atlet basket Kabupaten Malang.

Pasalnya, sebagian besar pengurus yang mundur selama ini aktif melakukan pembinaan, pencarian bakat hingga pengembangan kompetisi basket usia muda.

“Kalau roda organisasi berhenti, kaderisasi atlet juga bisa mandek. Ini yang kami khawatirkan,” katanya.

Ia menegaskan langkah mundur massal bukan dilatarbelakangi kepentingan pribadi maupun perebutan jabatan. Menurutnya, keputusan itu diambil demi menyelamatkan sistem organisasi agar lebih sehat dan profesional.

Para pengurus juga mendorong digelarnya Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) untuk mencari solusi dan menyelamatkan pembinaan atlet basket di Kabupaten Malang.

“Selama ini semua pengurus bekerja keras membangun basket Kabupaten Malang. Solusi terbaik ya Muskablub agar organisasi kembali sehat,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Perbasi Kabupaten Malang, Mawang Sukma, membantah tudingan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyebut persoalan bermula dari perbedaan visi dan misi di internal kepengurusan yang membuat administrasi organisasi tersendat selama beberapa bulan terakhir.

Menurut Mawang, konflik mulai memanas ketika sejumlah pengurus disebut melakukan komunikasi langsung ke Pengprov Perbasi Jawa Timur dengan menyampaikan informasi bahwa dirinya mengundurkan diri sebagai ketua.

“Padahal sesuai AD/ART, kalau ketua mengundurkan diri harus melalui Muskablub. Tidak bisa sepihak,” kata Mawang.

Ia mengklaim mayoritas klub anggota Perbasi Kabupaten Malang masih memberikan dukungan terhadap kepemimpinannya. Mawang bahkan menilai hanya segelintir pihak yang mempermasalahkan kondisi tersebut.

Karena itu, ia mengambil langkah reshuffle kepengurusan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertindak di luar mekanisme organisasi.

“Saya mengambil langkah tegas supaya organisasi tetap berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Mawang juga memastikan kepengurusan baru segera terbentuk. Surat Keputusan (SK) dari Pengprov Perbasi Jawa Timur disebut bakal terbit dalam waktu dekat.

“Kemungkinan SK pengurus baru keluar Rabu atau Kamis,” katanya.

Tak hanya itu, Mawang turut menanggapi soal unggahan pengunduran diri pengurus di media sosial. Ia menegaskan akun Instagram Perbasi Kabupaten Malang tidak berada dalam kendalinya.

Menurutnya, akun tersebut dipegang secara personal oleh Wakil Sekretaris Perbasi Kabupaten Malang, Haris Alaudin Azhar.

Di tengah polemik yang terus memanas, Mawang memastikan seluruh agenda organisasi tetap berjalan normal. Ia mengaku akan menggelar rapat kerja bersama klub dan jajaran pengurus baru dalam waktu dekat.

“Semua kegiatan Perbasi tetap berjalan sesuai amanah yang saya emban,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *