Daerah

Jukir Kayutangan yang Viral Diperiksa, Polisi Tegaskan Penertiban

3
×

Jukir Kayutangan yang Viral Diperiksa, Polisi Tegaskan Penertiban

Share this article
Polisi dan paguyuban parkir Kayutangan memberi klarifikasi terkait dugaan parkir ganda. (Foto: Sudutkota.id/Istimewa)

Sudutkota.id – Dugaan pungutan parkir ganda yang viral di kawasan Kayutangan, Kota Malang, ditindaklanjuti aparat kepolisian. Polresta Malang Kota memanggil juru parkir (jukir) yang terekam dalam video untuk dimintai klarifikasi.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhirin, menyatakan pemanggilan dilakukan pada Senin (20/4) guna memastikan kronologi kejadian.

“Yang bersangkutan sudah kami panggil dan dimintai keterangan sebagai langkah awal untuk mengetahui duduk perkara,” ujarnya, Selasa (21/4).

Kasus ini mencuat setelah seorang pengendara mengaku diminta membayar parkir dua kali di lokasi yang sama dalam satu hari. Dalam unggahan yang beredar di media sosial, korban menyebut telah membayar pada pagi hari, namun kembali dimintai uang parkir saat siang tanpa karcis resmi.

Peristiwa tersebut memicu keluhan dan kritik dari masyarakat. Sejumlah warganet menilai praktik parkir yang tidak tertib masih menjadi persoalan di kawasan wisata Kota Malang.

Menanggapi hal itu, Ketua Paguyuban Parkir Resmi Kayutangan, Ulfa, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Ke depan akan kami evaluasi agar lebih tertib dan profesional,” katanya.

Ia menegaskan paguyuban akan melakukan pembinaan kepada anggotanya, termasuk memastikan kewajiban pemberian karcis sebagai bukti pembayaran resmi.

Kepolisian menegaskan akan terus melakukan penertiban guna mencegah praktik serupa terulang, sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat dan wisatawan di Kota Malang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *