Peristiwa

Aksi Sadis di Parkiran Ijen Terekam CCTV, Dua Pelaku Pilih Menyerahkan Diri

21
×

Aksi Sadis di Parkiran Ijen Terekam CCTV, Dua Pelaku Pilih Menyerahkan Diri

Share this article
Aksi Sadis di Parkiran Ijen Terekam CCTV, Dua Pelaku Pilih Menyerahkan Diri
Dua terduga pelaku kasus penganiayaan berujung maut di kawasan Jalan Ijen, Kota Malang, saat diamankan aparat kepolisian usai menyerahkan diri di Polsek Garum, Kabupaten Blitar.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Kasus tewasnya SA (42) alias “Kancil” di area parkir kawasan Jalan Ijen, Kota Malang, memasuki babak baru.

Dua terduga pelaku yang sempat melarikan diri, akhirnya memilih menyerahkan diri ke Polsek Garum, Kabupaten Blitar, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Penyerahan diri tersebut dilakukan dengan didampingi salah satu anggota keluarga pelaku yang berada di wilayah Blitar, yang turut mengantar keduanya ke kantor polisi. Langkah ini disebut sebagai upaya kooperatif setelah kasus yang terjadi menjadi sorotan luas publik.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobirin, saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/2026), membenarkan penyerahan diri tersebut.

“Benar, kedua terduga pelaku telah menyerahkan diri dan saat ini dalam proses penanganan lebih lanjut oleh penyidik,” ujarnya.

Dalam cuplikan CCTV bertimestamp 20-03-2026 pukul 04.40 WIB, suasana area parkir eks Tomoro Cafe (kini Happy Kids), Jalan Besar Ijen, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, tampak sangat sepi. Hanya beberapa sepeda motor terparkir tanpa aktivitas warga.

Rekaman memperlihatkan korban sudah dalam posisi terjatuh di atas paving, sementara dua pelaku berada di dekatnya. Satu pelaku tampak berada di atas tubuh korban sambil melakukan penganiayaan, sedangkan pelaku lainnya memegang bagian kaki korban.

Gerakan yang terekam menunjukkan aksi kekerasan berulang dalam jarak dekat, dan kuat dugaan terjadi penusukan menggunakan senjata tajam ke tubuh korban. Tidak terlihat adanya upaya pertolongan dari pihak lain, lantaran situasi lokasi benar-benar lengang.

Beberapa saat kemudian, tubuh korban tampak bergeser di permukaan parkiran diduga diseret, sementara pelaku masih berada di sekitar korban. Di sisi lain, sejumlah sepeda motor terlihat tidak rapi dan sebagian miring, mengindikasikan adanya keributan sebelum kejadian terekam.

Setelah rangkaian aksi tersebut, kedua pelaku terlihat meninggalkan lokasi, menjauh dari korban yang tergeletak, lalu diduga kabur menggunakan sepeda motor.

Dua pelaku yang diketahui merupakan juru parkir asal Kota Malang itu akhirnya menyerahkan diri setelah pelarian singkat. Tekanan publik serta beredarnya rekaman CCTV diduga menjadi faktor yang membuat pelaku memilih bersikap kooperatif.

Sebelumnya, korban dan kedua pelaku diketahui saling mengenal serta sempat mengonsumsi minuman keras bersama, yang kemudian memicu cekcok hingga berujung pada tindak kekerasan fatal.

Korban sempat dievakuasi oleh petugas PMI Kota Malang ke RSSA, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius yang dialami.

Kini, kedua pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut di bawah penanganan Satreskrim Polresta Malang Kota. Rekaman CCTV menjadi alat bukti utama dalam mengungkap secara terang peristiwa tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *