Sudutkota.id – Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Enduro kembali menunjukkan dominasinya pada ajang Proliga 2026. Menghadapi Jakarta Elektrik PLN Mobil, Pertamina Enduro sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 pada pertandingan yang digelar Kamis (5/2) malam.
Sejak awal laga, permainan cepat dan tekanan servis dari Pertamina Enduro langsung membuat Elektrik PLN Mobil kesulitan mengembangkan permainan. Set pertama pun ditutup dengan skor telak 25-13, setelah lawan berkali-kali melakukan kesalahan sendiri akibat servis tajam dan blok rapat Pertamina Enduro.
Memasuki set kedua, Jakarta Elektrik PLN Mobil mencoba bangkit dan memberikan perlawanan lebih seimbang. Namun, ketenangan serta konsistensi permainan Pertamina Enduro membuat set kedua kembali diamankan dengan skor 25-21.
Dominasi Pertamina Enduro kian tak terbendung pada set ketiga. Serangan bergelombang yang dipimpin Megawati (nomor punggung 8) membuat lini pertahanan Elektrik PLN Mobil kembali goyah. Set penutup pun disudahi dengan kemenangan 25-17, sekaligus memastikan kemenangan bersih 3-0 untuk Pertamina Enduro.
Megawati tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol dalam laga ini. Pukulan keras, variasi serangan, serta ketenangannya di momen krusial menjadi pembeda sepanjang pertandingan.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bülent Karslıoğlu, pelatih asal Turki, menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja sama tim secara menyeluruh.
“Ini bukan hanya soal satu pemain. Kami bermain sebagai satu tim, menyerang dan bertahan bersama enam pemain di lapangan. Setiap pertandingan kami selalu berusaha tampil lebih baik dari sebelumnya,” ujar Bülent usai laga.
Menurutnya, servis yang menekan, disiplin dalam bertahan, serta kemampuan membaca permainan lawan menjadi kunci utama kemenangan Pertamina Enduro.
“Servis adalah awal dari segalanya. Ketika servis kami efektif, blok dan pertahanan ikut bekerja. Lawan akhirnya melakukan kesalahan, dan itu memberi keuntungan bagi kami,” jelasnya.
Sementara itu, pelatih Jakarta Elektrik PLN Mobil, M Alim Suseno, mengakui timnya belum mampu tampil maksimal. Ia menyebut banyaknya kesalahan akibat pengambilan risiko berlebihan menjadi faktor kekalahan timnya.
“Dari set pertama kami sudah terlihat mengambil risiko terlalu besar. Itu berulang di set kedua dan ketiga. Selain itu, kondisi tim juga belum ideal karena waktu latihan yang sangat terbatas,” kata Alim.
Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa pemain baru saja pulih dari sakit, sehingga memengaruhi kekompakan dan performa tim di lapangan.
“Ada pemain yang baru kembali setelah sakit dan belum bisa tampil penuh. Kami hanya sempat latihan sekali. Ini tentu menjadi bahan evaluasi besar untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya.
Kemenangan ini membuat Jakarta Pertamina Enduro semakin percaya diri menatap laga-laga selanjutnya di Proliga 2026, sementara Jakarta Elektrik PLN Mobil dituntut segera melakukan pembenahan agar tetap mampu bersaing di papan atas.





















