Wisata

Video Musik Mikro Plastik Usung Edukasi Lingkungan

6
×

Video Musik Mikro Plastik Usung Edukasi Lingkungan

Share this article
Mengambil gambar di Kota Batu, Video Musik Mikro Plastik usung edukasi lingkungan (Foto: Kemenekraf)

Sudutkota.id – Video musik lokal “Mikro Plastik” usung pesan edukasi lingkungan dari band reggae Tropical Forest yang dijadwalkan rilis pada Sabtu, 24 Januari 2026, dapat dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf).

Sebelumnya, grub band ini membuat video musik Begundal Lowokwaru, dari Jawa Timur. Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyampaikan, program AKTIF (Aktif Kreatif) Musik dirancang sebagai program pendampingan terintegrasi untuk membangun industri musik daerah secara berkelanjutan.

“AKTIF Musik mencakup dukungan pendanaan produksi video musik, fasilitasi kontrak untuk memastikan perlindungan hak cipta dan hak terkait, serta penguatan promosi dan komersialisasi karya agar ekosistem musik lokal semakin kokoh dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Teuku Riefky.

Ia menambahkan, pendekatan tersebut bertujuan memperkuat rantai nilai industri musik, mulai dari proses kreatif, produksi, distribusi, hingga pemanfaatan karya secara optimal oleh pelaku kreatif di daerah.

Video musik “Mikro Plastik” digarap sutradara Eko Poleng bersama rumah produksi Hypno Creative Media, dengan memilih pengambilan gambar di kawasan Coban Talun, Kota Batu, Jawa Timur. Karya ini menampilkan visualisasi relasi manusia dan alam yang terdampak akibat pola hidup instan dan konsumtif.

Peluncuran video ini bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Internasional dan dimaknai sebagai media edukasi mengajak kesadaran publik terhadap dampak mikroplastik bagi kesehatan dan lingkungan.

Tropical Forest menyampaikan apresiasi atas fasilitasi yang diberikan Kementerian Ekraf melalui AKTIF Musik. Band tersebut menilai peran negara penting mendorong kampanye isu lingkungan melalui pendekatan kreatif, serta mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memperbaiki perilaku pengelolaan sampah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *