KABUPATEN MALANG, Sudutkota.id – Setelah 19 hari berada dalam pencarian, Sulisman, warga Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, yang menjadi korban tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8, akhirnya ditemukan dan dipulangkan ke tanah kelahirannya.
Jenazah Sulisman tiba di rumah duka di Dusun Krajan RT 06/RW 06, Desa Bunutwetan, pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 09.07 WIB. Kedatangan jenazah sekaligus mengakhiri penantian panjang keluarga sejak kapal tersebut tenggelam di perairan Laut Jawa sekitar Masalembu pada Minggu dini hari, 13 September 2026.
Kapolsek Pakis, AKP Bambang Subinajar, S.E., mengatakan Sulisman merupakan salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
“Korban atas nama Sulisman merupakan warga Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, dan menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Sabtu (3/10/2026).
Bambang menjelaskan, keberadaan Sulisman mulai mendapatkan titik terang setelah Tim Basarnas menemukan jenazah korban, pada Jumat (2/10/2026).
Setelah ditemukan, jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin. Di rumah sakit tersebut dilakukan pemeriksaan serta proses identifikasi melalui Disaster Victim Identification (DVI).
“Setelah korban ditemukan oleh Tim Basarnas, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk dilakukan pemeriksaan DVI. Dari hasil proses tersebut, korban dipastikan merupakan Sulisman, warga Desa Bunutwetan,” jelasnya.
Kepastian identitas tersebut kemudian menjadi dasar pemulangan jenazah menuju Kabupaten Malang. Jenazah dibawa menggunakan ambulans FZ Trans Emergency Surabaya dan tiba di rumah duka pada Sabtu pagi.
Suasana haru menyelimuti rumah keluarga korban. Istri korban, Ifa Fauziah, bersama anaknya Muhammad Alfin Nuril Amin, keluarga, kerabat dan warga setempat menyambut kedatangan jenazah.
Sekitar pukul 09.27 WIB, keluarga, kerabat dan warga melaksanakan doa untuk jenazah di Mushola Jannatul Ma’wa, Dusun Krajan.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan jenazah menuju TPU Dusun Krajan sekitar pukul 09.55 WIB. Jenazah diangkut menggunakan ambulans Masjid Arruhamaa’ 2, Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis.
Sekitar pukul 10.10 WIB, kendaraan pengangkut jenazah tiba di TPU. Lima menit kemudian, proses pemakaman Sulisman dilakukan dengan mengikuti adat Desa Bunutwetan.
Kapolsek Pakis mengatakan pihak kepolisian melakukan pengamanan selama seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan jenazah hingga prosesi pemakaman.
“Kami bersama anggota Polsek Pakis melakukan pengamanan dari proses kedatangan jenazah, doa bersama, pemberangkatan sampai dengan pemakaman. Selama kegiatan berlangsung situasi aman, tertib dan lancar,” tegas Bambang.
Pemakaman Sulisman selesai sekitar pukul 10.25 WIB. Setelah melewati proses pencarian, penemuan hingga identifikasi, korban akhirnya dimakamkan di kampung halamannya sendiri.
“Untuk seluruh rangkaian kegiatan pemulangan dan pemakaman jenazah Almarhum Sulisman berjalan aman dan lancar,” pungkas Bambang.




















