Peristiwa

Pesawat Aerosport Jatuh dan Terbakar di Blora, Dua Awak Selamat

18
×

Pesawat Aerosport Jatuh dan Terbakar di Blora, Dua Awak Selamat

Share this article
Pesawat Aerosport Jatuh dan Terbakar di Blora, Dua Awak Selamat
Kondisi TKP Pesawat Jatuh di Ngawen Blora (Foto:Sudutkota.id/Farros)

BLORA, Sudutkota.id – Pesawat aerosport jenis fixed-wing Sky Ranger jatuh dan terbakar di kawasan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.

Pesawat tersebut membawa dua orang awak, yakni pilot dan kopilot. Keduanya dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sebelum pesawat terbakar.

Kapolsek Ngawen, Umbaran Wibowo, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menegaskan pesawat yang jatuh bukan pesawat militer, melainkan pesawat aerosport jenis fixed-wing Sky Ranger.

“Ya, jadi benar terjadi di wilayah hukum Polsek Ngawen, sempat terjadi pesawat jatuh. Namun demikian, pesawat yang jatuh ini adalah pesawat aerosport. Jadi bukan pesawat militer,” ujar Umbaran.

Menurut keterangan awal yang diterima kepolisian, pesawat tersebut sebelumnya terbang dari Pangandaran menuju Malang. Pesawat sempat mendarat di Yogyakarta untuk mengisi ulang bahan bakar sebelum kembali melanjutkan penerbangan ke Jawa Timur.

“Kalau menurut keterangan pilot tadi, penerbangan dari Pangandaran. Kemudian tadi sempat turun untuk refuel di Adisutjipto, Jogja. Kemudian terbang lagi dengan tujuan Malang,” jelasnya.

Namun, saat melintas di wilayah Blora, pesawat mengalami gangguan pada mesin. Pilot kemudian berupaya melakukan pendaratan darurat, tetapi pesawat lebih dahulu jatuh sebelum akhirnya terbakar.

“Namun demikian, sampai di wilayah Blora mengalami kendala mesin. Sebenarnya dia berupaya untuk mendarat darurat menurut keterangan pilot, tapi ternyata jatuh terlebih dahulu. Namun, pilot dan kopilot berhasil keluar dari pesawat sebelum akhirnya terbakar,” ungkap Umbaran.

Pesawat Aerosport Jatuh dan Terbakar di Blora, Dua Awak Selamat
Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, saat berada di lokasi kejadian.(Foto:sudutkota.id/Farros)

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin mengatakan, kobaran api yang membakar pesawat berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dari Ngawen.

“Pesawat ini mati dari kobaran api karena dipadamkan oleh pemadam kebakaran Ngawen,” kata Zaenul.

Ia menyebut pesawat tersebut jatuh sekitar pukul 12.10 WIB dalam penerbangan dari Pangandaran menuju kawasan Malang.

Beruntung, kedua awak pesawat berhasil keluar sebelum api membesar. Keduanya mengalami luka ringan dan kemudian mendapatkan perawatan di Puskesmas Ngawen.

“Kondisi pilot dan kopilot alhamdulillah baik, hanya mengalami luka ringan saja. Sekarang dirawat di Puskesmas Ngawen,” ujar Umbaran.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas awak pesawat serta penyebab pasti kecelakaan.

Umbaran menyebut penerbangan tersebut berkaitan dengan kegiatan latihan dan pengecekan kondisi armada menjelang acara pertunjukan udara (air show). Komunitas penerbangan tersebut berada di bawah naungan Federasi Aerosport Indonesia (FASI).

Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan kronologi dan penyebab jatuhnya pesawat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *