Sudutkota.id – Panitia lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memperketat sistem pengamanan di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, menjelang pelaksanaan Muktamar NU 2026 pada 27–31 Agustus mendatang.
Pengamanan diperkuat menyusul prediksi lonjakan pengunjung yang diperkirakan mencapai 200 ribu orang selama agenda lima tahunan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut berlangsung.
Sebagai upaya preventif, panitia telah memasang 400 unit kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis di lingkungan pondok pesantren.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), mengatakan sistem pengawasan digital menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
“Ada sekitar 400 kamera CCTV yang terpasang di enam area strategis. Seluruh perangkat beroperasi dan dipantau selama 24 jam nonstop untuk mengawasi aktivitas di kawasan pesantren,” ujar Gus Rozaq, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 50 kamera CCTV difokuskan untuk memantau arus lalu lintas dan mobilitas pengunjung di jalan-jalan internal pesantren.
“Sementara 350 kamera lainnya dipasang di gedung utama, ruang sidang komisi, ruang pleno, serta sejumlah titik vital lainnya,” tuturnya.
Lebih lanjut Gus Rozaq mengaku selain mengandalkan sistem pengawasan elektronik, panitia juga menyiapkan pengamanan berlapis dengan melibatkan ribuan personel gabungan.
“Pengamanan lapangan akan melibatkan unsur keamanan internal pesantren, Banser, Pagar Nusa, GASMI, serta dukungan personel TNI dan Polri,” paparnya.
Menurut Gus Rozaq, perpaduan teknologi pengawasan dan personel keamanan di lapangan menjadi kebutuhan utama mengingat skala Muktamar NU 2026 di Jombang jauh lebih besar dibanding aktivitas rutin di lingkungan pesantren.
“Integrasi ini diharapkan mampu menjamin keamanan serta kenyamanan seluruh peserta dan tamu undangan,” pungkasnya.
Perlu diketahui kesiapan pengamanan tersebut diawali dengan pelaksanaan Apel Siaga Panitia Lokal di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, Tambakberas.
Apel diikuti sekitar 2.000 personel panitia lokal yang akan bertugas menyukseskan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama




















