DaerahEkonomi Bisnis

Benjamin Yakin KDMP Jadi Motor Ekonomi Desa

13
×

Benjamin Yakin KDMP Jadi Motor Ekonomi Desa

Share this article
Anggota DPRD Jawa Timur Benjamin Kristianto menyampaikan dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). (Foto: Sudutkota.id/Ozzy)

Sudutkota.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. dr. Benjamin Kristianto, M.Kes., MARS, optimistis program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat pelaku UMKM melalui perputaran ekonomi yang berpusat di wilayah pedesaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Benjamin pada Selasa (21/7/2026). Politisi Fraksi Gerindra yang bertugas di Komisi E DPRD Jatim itu menilai KDMP menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Menurut Benjamin, konsep utama KDMP adalah menjaga agar perputaran uang tetap berada di desa sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Pak Prabowo ingin menguatkan ekonomi desa. Konsep utamanya adalah uang berputar di desa itu sendiri. Salah satu instrumennya adalah mendirikan Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat mendukung tiga program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR), dan Koperasi Desa Merah Putih.

Benjamin menjelaskan, KDMP akan dibentuk di setiap desa dan kelurahan dengan keanggotaan berasal dari masyarakat setempat. Koperasi tersebut akan menampung hasil pertanian, seperti beras, gula, dan sembako, sekaligus menjadi tempat pemasaran produk UMKM desa.

Selain itu, KDMP juga akan menyediakan kebutuhan pokok yang mendapat subsidi pemerintah sehingga diharapkan dapat dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan pasar modern.

Mengacu pada Pasal 33 UUD 1945, Benjamin menegaskan koperasi merupakan badan usaha yang dibangun, dimiliki, dan dikelola oleh masyarakat. Keuntungan yang diperoleh nantinya akan kembali kepada para anggota.

Ia menambahkan, fungsi KDMP tidak hanya sebagai pusat perdagangan, tetapi juga akan dilengkapi layanan kesehatan berupa klinik, apotek, serta gerai UMKM untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

“Di KDMP nanti ada klinik dan toko obat. Ini memudahkan warga desa mendapat layanan kesehatan dan obat dengan harga lebih murah karena lokasinya dekat,” katanya.

Benjamin juga mengingatkan pengelola koperasi agar menjalankan amanah secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga tujuan program dapat tercapai.

Menurutnya, KDMP berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan baru sekaligus membantu menekan angka pengangguran di pedesaan.

Selain itu, ia berharap pembangunan KDMP dengan anggaran Rp1,5 miliar per unit dilakukan di lokasi yang strategis agar mudah diakses masyarakat, baik sebagai pemasok maupun pembeli.

“Dengan anggaran segitu di desa pasti bisa mendapat lokasi strategis dan terjangkau. Jangan nodai niat baik presiden untuk menyejahterakan masyarakat desa,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *