Olahraga

Ratusan Warga Padati MCC Nobar Final Piala Dunia 2026, Wahyu Hidayat Jagokan Argentina

35
×

Ratusan Warga Padati MCC Nobar Final Piala Dunia 2026, Wahyu Hidayat Jagokan Argentina

Share this article
Ratusan Warga Padati MCC Nobar Final Piala Dunia 2026, Wahyu Hidayat Jagokan Argentina
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membaur dengan ratusan warga saat mengikuti Nobar Mbois! Bola Gembira menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina di lantai 7 Malang Creative Center (MCC), Senin (20/7/2026).(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Ratusan warga Kota Malang memadati lantai 7 Malang Creative Center (MCC), Senin (20/7/2026) dini hari, untuk mengikuti kegiatan Nobar Mbois! Bola Gembira menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina.

Suasana penuh semangat dan kebersamaan begitu terasa sejak sebelum pertandingan dimulai hingga peluit panjang dibunyikan.

Acara nonton bareng yang digelar Pemerintah Kota Malang itu dihadiri langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran orang nomor satu di Kota Malang tersebut semakin menambah semarak suasana karena ia membaur bersama masyarakat tanpa sekat menikmati pertandingan sepak bola terbesar di dunia.

Pantauan Sudutkota.id di lokasi, antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sejak satu jam sebelum kick-off. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas pecinta sepak bola hingga keluarga, memenuhi area nobar di lantai 7 MCC. Seluruh kursi yang disediakan terisi penuh, bahkan banyak penonton rela berdiri di sisi kanan dan kiri ruangan agar tetap dapat menyaksikan pertandingan melalui layar raksasa.

Di barisan paling depan tampak Wali Kota Wahyu Hidayat duduk berdampingan dengan sejumlah kepala OPD. Mengenakan jaket berwarna terang, Wahyu terlihat santai menikmati pertandingan sambil sesekali berbincang dengan pejabat di sampingnya. Meski demikian, pandangannya tetap fokus mengarah ke layar besar mengikuti jalannya laga yang berlangsung ketat sejak menit awal.

Sorak sorai penonton berkali-kali menggema setiap kali kedua tim menciptakan peluang. Pendukung Argentina dan Spanyol saling bersahut-sahutan memberikan dukungan kepada tim favorit mereka. Ketegangan semakin terasa ketika pertandingan harus berlanjut hingga babak perpanjangan waktu karena kedua tim gagal mencetak gol di waktu normal.

Puncak euforia terjadi pada menit ke-106. Penyerang Spanyol Ferran Torres berhasil memanfaatkan peluang dan menjebol gawang Argentina. Dalam hitungan detik, ruangan langsung bergemuruh oleh teriakan ribuan pendukung Spanyol yang berdiri, bertepuk tangan, bahkan mengabadikan momen kemenangan menggunakan telepon genggam mereka. Sementara pendukung Argentina hanya bisa terdiam menyaksikan tim kesayangannya gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengaku sejak awal menjagokan Argentina untuk menjadi juara dunia. Namun, ia tetap memberikan apresiasi atas penampilan Spanyol yang dinilai tampil disiplin dan mampu memanfaatkan peluang pada babak tambahan waktu.

“Saya memang menjagokan Argentina. Pertandingannya sangat menarik dan berlangsung sengit sampai extra time. Tetapi Spanyol tampil lebih efektif dan pantas menjadi juara. Yang paling membahagiakan adalah melihat antusiasme masyarakat Kota Malang yang luar biasa. Nobar ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Wahyu Hidayat.

Menurut Wahyu, kegiatan Nobar Mbois! Bola Gembira menjadi salah satu ruang publik yang mampu menghadirkan hiburan sekaligus memperkuat kebersamaan warga. Pemerintah Kota Malang ingin masyarakat dapat menikmati momen bersejarah Piala Dunia 2026 dalam suasana yang aman, nyaman, tertib, dan penuh keakraban.

Hingga pertandingan berakhir, masyarakat tetap bertahan di lokasi menikmati momen kemenangan Spanyol. Nobar di MCC pun berlangsung lancar dan tertib, menjadi bukti tingginya antusiasme warga Kota Malang terhadap sepak bola sekaligus memperlihatkan eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam merayakan pesta olahraga dunia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *