Olahraga

Turnamen Domino Digital Digelar di Velodrome, HGI Dorong Pengakuan Domino sebagai Olahraga Pikiran

14
×

Turnamen Domino Digital Digelar di Velodrome, HGI Dorong Pengakuan Domino sebagai Olahraga Pikiran

Share this article
Turnamen Domino Digital Digelar di Velodrome, HGI Dorong Pengakuan Domino sebagai Olahraga Pikiran
Peserta mengikuti pertandingan HGI Jakarta Domino Tournament 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).(foto:sudutkota.id/ren)

Sudutkota.id – Jakarta International Velodrome yang selama ini identik dengan arena balap sepeda berubah fungsi menjadi lokasi penyelenggaraan HGI Jakarta Domino Tournament 2026 pada, Sabtu (27/6/2026).

Lebih dari seribu peserta mengikuti turnamen domino digital yang menawarkan hadiah total Rp200 juta dan diklaim sebagai kompetisi terbesar yang pernah digelar di Jakarta.

Penyelenggaraan turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Jakarta. Di saat pemerintah dan pelaku industri mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital, penyelenggara berupaya menempatkan domino sebagai olahraga pikiran atau mind sport, bukan sekadar permainan hiburan.

Perwakilan Higgs Games Island (HGI), Ray, mengatakan turnamen tersebut bukan hanya mengejar besarnya hadiah, tetapi juga menjadi upaya membangun legitimasi domino sebagai cabang olahraga berbasis strategi.

“Hari ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga menunjukkan bahwa kompetisi olahraga pikiran layak mendapat ruang,” ujar Ray.

Ribuan peserta dari berbagai daerah memenuhi arena Velodrome yang pernah menjadi lokasi Asian Games 2018. Suasana kompetisi berlangsung dalam puluhan meja pertandingan yang mempertemukan pemain berdasarkan strategi dan kemampuan membaca permainan.

Menurut Ray, tingginya jumlah peserta menunjukkan domino mulai mengalami perubahan persepsi di masyarakat.

“Lebih dari seribu peserta di venue internasional menjadi bukti bahwa olahraga pikiran bukan tren sesaat,” katanya.

Di balik ambisi membangun citra domino sebagai olahraga profesional, HGI juga menghadapi tantangan menjaga integritas ekosistem permainan digital. Perusahaan mengklaim telah menutup jutaan akun yang diduga melakukan pelanggaran, mulai dari transaksi ilegal hingga penggunaan akun tidak wajar.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari sistem manajemen risiko jangka panjang melalui pemantauan manual, teknologi pengawasan, serta mekanisme pelaporan pengguna. Namun, HGI tidak merinci jumlah pasti akun yang ditindak maupun metode verifikasi yang digunakan.

Ketua Umum Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si., menilai penerimaan masyarakat terhadap domino sebagai olahraga kompetitif terus meningkat.

Menurut dia, antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan permainan yang selama ini identik dengan aktivitas santai mulai bergeser menjadi kompetisi yang lebih terorganisasi.

Meski demikian, upaya menjadikan domino sebagai olahraga profesional masih menghadapi pekerjaan rumah. Selain membangun sistem kompetisi yang kredibel, penyelenggara juga dituntut memastikan pengawasan berjalan ketat agar permainan tetap bebas dari praktik kecurangan maupun aktivitas ilegal yang selama ini kerap melekat pada platform permainan digital.

Turnamen HGI Jakarta Domino Tournament 2026 menjadi salah satu upaya industri game memperluas ruang bagi olahraga berbasis strategi di Indonesia. Keberhasilan agenda ini pada akhirnya tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau besarnya hadiah, melainkan juga dari kemampuan penyelenggara membangun ekosistem kompetisi yang transparan, aman, dan memperoleh kepercayaan publik.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *