Peristiwa

Diduga Berasal dari Tungku Kayu, Rumah Lansia di Tajinan Ludes Terbakar

11
×

Diduga Berasal dari Tungku Kayu, Rumah Lansia di Tajinan Ludes Terbakar

Share this article
Diduga Berasal dari Tungku Kayu, Rumah Lansia di Tajinan Ludes Terbakar
Petugas bersama warga saat berusaha memadamkan api yang melalap rumah warga di Jalan Raya Tubo, Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.(foto:sudutkota.id/istimewa)

Sudutkota.id – Sebuah rumah milik warga lanjut usia (lansia) di Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, ludes dilalap api pada Rabu (3/6/2026) malam.

Kebakaran yang diduga berasal dari tungku kayu itu mengakibatkan kerugian material sekitar Rp30 Juta.

Rumah yang terbakar diketahui milik Sunarti (63), warga Jalan Raya Tubo, Dusun Sukosari, Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan. Kobaran api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, api sudah membesar dan dengan cepat melahap bangunan rumah.

Warga sekitar berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari melaporkan kejadian tersebut ke Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang.

Laporan diterima petugas sekitar pukul 19.35 WIB. Tim Damkar kemudian langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 19.37 WIB dan tiba sekitar pukul 19.51 WIB untuk melakukan upaya pemadaman.

Komandan Pleton (Danton) Damkar Kabupaten Malang, Andik, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah cukup besar sehingga membutuhkan penanganan intensif agar tidak merembet ke bangunan lain.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 19.35 WIB dan langsung mengerahkan personel ke lokasi. Saat tiba, api sudah membesar sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam,” ujar Andik, Kamis (4/6/2026).

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kabupaten Malang menerjunkan empat unit mobil pemadam. Operasi juga didukung dua unit mobil tangki air dari TNI, personel Polsek Tajinan, perangkat kecamatan, ambulans, dan relawan.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 22.30 WIB. Selanjutnya dilakukan proses pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Berdasarkan hasil pendataan awal, kebakaran diduga dipicu oleh tungku kayu yang masih menyala. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Andik mengapresiasi kesigapan warga yang berusaha melakukan pemadaman awal sebelum petugas datang ke lokasi. Menurutnya, kolaborasi antara warga dan petugas sangat membantu mempercepat pengendalian kebakaran.

“Berkat kerja sama seluruh unsur, mulai dari warga, petugas damkar, TNI, Polri, relawan hingga perangkat daerah, api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan tungku, kompor, maupun sumber api terbuka lainnya,” tegasnya.

Akibat kejadian tersebut, bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp30 Juta.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *