Sudutkota.id – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian setelah menghantam bagian belakang sebuah truk yang sedang berhenti di tepi jalan di Jalan Raya dr. Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, Sabtu (30/5/2026) malam.
Korban diketahui bernama ARF (40), warga Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan membonceng dua perempuan, yakni MU (25) dan RA (31).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan awal Satlantas Polres Malang, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan menuju utara melalui lajur kiri jalan.
Sesampainya di lokasi kejadian, di depan korban terdapat sebuah truk Mercedes Benz yang dikemudikan ALF (49), warga Jakarta Pusat. Truk tersebut sedang berhenti di sisi barat jalan menghadap ke utara untuk mendinginkan mesin dan telah menyalakan lampu belakang serta lampu hazard sebagai tanda peringatan.
Namun diduga karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara motor tidak sempat menghindar sehingga menabrak keras bagian belakang truk tersebut.
Benturan hebat membuat ARF mengalami cedera serius di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Sementara dua penumpangnya mengalami luka di bagian kepala dan langsung mendapatkan penanganan medis di RSUD Lawang.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan faktor utama kecelakaan diduga berasal dari kelalaian pengendara sepeda motor yang kurang berhati-hati saat berkendara pada malam hari.
“Truk dalam kondisi berhenti di tepi jalan dan telah menyalakan lampu belakang serta lampu hazard. Dugaan sementara kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor tidak mengantisipasi keberadaan kendaraan di depannya,” ujarnya.
Petugas Unit Gakkum Singosari yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, hingga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi guna melengkapi proses penyelidikan.




















