Sudutkota.id – Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Ulum II, Desa Putukrejo, Gondanglegi, KH Hamim Kholili merespons positif kegiatan santunan anak yatim Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) yang sudah dijalankan hingga tahun 2026 ini.
Tokoh Nahdliyin cukup terkemuka itu tersebut mengapresiasi PT ACA yang sudah 19 tahun menyalurkan santunan atau bantuan untuk anak yatim dan dhuafa. “PT ACA sudah istiqomah tiap tahun selalu berbagi. Istiqomah itu penting,” ujar Gus Hamim, sapaannya.
Menurut kiai kharismatik tersebut, istoqomah berbagi kepada anak-anak yatim serta kaum dhuafa yang dilakukan oleh Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan hingga hampir 20 tahun itu luar biasa dan disebut sangat bermanfaat untuk masyarakat.
“Kita harapkan pengusaha lainnya meniru pak Iwan. Apalagi ini juga sifatnya jemput bola atau datang ke lokasi,” harapnya. Gus Hamim juga menjelaskan, Pekan Islami XIX PT ACA harus menjadi contoh bagi pengusaha, bahkan dirinya sendiri untuk berbagi.
“Di dalam Agama Islam sudah jelas disebutkan, siapa yang tidak peduli dengan anak yatim atau dhuafa sama saja dengan mendustakan agama. Jadi saya benar-benar mengapresiasi acara Pekan Islami yang sudah dilakukan pak Iwan dan PT ACA,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi yang juga mengikuti acara santunan anak yatim Pekan Islami XIX PT ACA, Sabtu (7/3/2026) ikut membagi – bagikan santunan di tiga kecamatan, mulai dari Pagelaran, Gondanglegi dan Kepanjen.
Kepada anak yatim, dia berpesan agar tetap semangat mencari ilmu agar menjadi orang yang berguna di kemudian hari. “Biasakan baca sholawat dan istighfar agar makin mudah hidupnya,” pesannya kepada ratusan anak yatim yang menerima santunan.
Dia juga memberikan uang kepada anak yatim yang naik ke panggung dan berjoged meniru lagu Dendang Sahur Siti Fatimah yang sedang viral. Sedangkan Sekda Kabupaten Malang, Budiar Anwar membagikan uang kepada pengantar anak yatim.
Di sisi lain, lagu Dendang Sahur Siti Fatimah menjadi ikon baru di acara Pekan Islami XIX PT ACA. Lagu ini bernuansa religi dan tradisional yang populer di TikTok. Lagu ini sering digunakan membangunkan orang sahur selama Ramadan, dengan lirik berisi pujian dan pesan moral.(ADV)





















