Internasional

Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan dari Teheran

8
×

Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan dari Teheran

Share this article
Asap hitam membumbung di langit Teheran usai ledakan mengguncang ibu kota Iran, Sabtu (28/2/2026). Warga menyaksikan langsung situasi yang memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah. (Foto: AP)

Sudutkota.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Israel mengumumkan telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Serangan ini disebut sebagai langkah untuk “menghilangkan ancaman” terhadap keamanan Israel.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan operasi militer tersebut telah dirancang selama berbulan-bulan.

“Negara Israel melancarkan serangan pendahuluan pada Iran untuk menghilangkan ancaman pada Israel,” ujar Katz, dikutip dari Reuters.

Ledakan di Teheran, Khamenei Dipindahkan

Laporan media Iran menyebutkan ledakan terdengar di sejumlah titik di Teheran. Di tengah situasi genting tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikabarkan tidak berada di Teheran saat serangan berlangsung dan telah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Belum ada pernyataan resmi dari otoritas Iran terkait dampak serangan maupun potensi korban.

Koordinasi dengan Amerika Serikat

Media Amerika, The New York Times, mengutip pejabat Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa serangan terhadap Iran tengah berlangsung. Sejumlah pejabat pertahanan Israel juga mengungkapkan bahwa rencana ini telah dikoordinasikan dengan Amerika Serikat, termasuk dalam penentuan waktu pelaksanaan.

Keterlibatan Washington dalam koordinasi tersebut diperkirakan akan memicu respons keras dari Teheran serta memperluas eskalasi di kawasan.

Israel Siaga Penuh

Di dalam negeri, Israel langsung menetapkan status siaga. Sirene peringatan serangan rudal terdengar di seluruh wilayah Israel sekitar pukul 08.15 waktu setempat.

Militer Israel mengumumkan penutupan sekolah dan tempat kerja, kecuali sektor-sektor penting. Wilayah udara juga ditutup untuk penerbangan sipil, dan otoritas bandara meminta masyarakat tidak mendatangi bandara mana pun.

Langkah tersebut diambil sebagai antisipasi kemungkinan serangan balasan dari Iran, termasuk potensi peluncuran rudal jarak jauh.

Situasi di kawasan kini berada dalam pengawasan ketat komunitas internasional. Eskalasi lebih lanjut berpotensi menyeret aktor-aktor global dan memperluas konflik terbuka di Timur Tengah.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *