Daerah

Sambut Ramadan 1447 H, Pemkab Jombang Gelar Grebeg Apem, Ribuan Warga Padati Alun-alun

18
×

Sambut Ramadan 1447 H, Pemkab Jombang Gelar Grebeg Apem, Ribuan Warga Padati Alun-alun

Share this article
Ribuan warga memadati Alun-alun Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Kamis (12/2/2026), untuk mengikuti tradisi Grebeg Apem Jombang 2026 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Warga Jombang saat ikuti tradisi grebek apem di alun-alun Jombang. (foto: sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id– Ribuan warga memadati Alun-alun Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Kamis (12/2/2026), untuk mengikuti tradisi Grebeg Apem Jombang 2026 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Tradisi tahunan yang juga dikenal sebagai megengan Jombang ini berlangsung meriah. Rangkaian acara diawali dengan kirab apem dari Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menuju Alun-alun.

Arak-arakan semakin semarak dengan penampilan drum band dan tarian bernuansa Timur Tengah yang melambangkan suka cita menyambut Ramadan.

Peserta pawai didominasi siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang. Mereka berjalan beriringan mengawal gunungan serta tumpukan apem warna-warni yang menjadi simbol utama Grebeg Apem.

Setibanya di Alun-alun Jombang, sebanyak 15.752 apem yang dibentuk dalam 17 tumpeng disusun berjajar di tengah lapangan.

Namun sebelum sambutan resmi berakhir, warga yang telah memadati lokasi langsung berebut apem yang dibagikan panitia. Dalam hitungan menit, ratusan apem ludes di tangan masyarakat.

Bupati Jombang, Warsubi, mengatakan tradisi Grebeg Apem merupakan simbol kebersamaan dan budaya saling memaafkan menjelang Ramadan.

“Tradisi ini menjadi wujud kebahagiaan bersama sekaligus momentum mempererat silaturahmi masyarakat Jombang. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Warsubi.

Ia berharap tradisi megengan di Jombang terus dilestarikan sebagai warisan budaya daerah yang memperkuat persatuan masyarakat. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa umat Islam akan segera memasuki Ramadan 1447 Hijriah.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan yang dinantikan umat Islam. Kami mengajak masyarakat menyambutnya dengan suka cita serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin,” tuturnya.

Warsubi juga mengutip Surah Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman. Menurutnya, puasa menjadi sarana mendidik diri, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kita semua hari bahagia, karena kewajiban sebagai umat muslim, orang yang beriman, kita wajib menyambut Ramadan dengan hati yang gembira dalam menjalankan kewajiban berpuasa,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *