Sudutkota.id – Jakarta Lavani menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim unggulan dengan menaklukkan Jakarta Bhayangkara Presisi secara meyakinkan pada laga babak penyisihan Proliga Bola Voli 2026 di GOR Ken Arok, Kota Malang, Kamis (6/2/2026). Lavani menang telak 3-0 tanpa kehilangan satu set pun.
Pertandingan yang menjadi bagian dari rangkaian Proliga 2026 yang digelar 5–8 Februari 2026 ini berlangsung dengan tensi tinggi dan disaksikan ribuan penonton yang memadati tribun GOR Ken Arok. Sejak set pertama, Lavani langsung mengambil inisiatif permainan dan tampil lebih solid dalam semua aspek.
Pada set pertama, Jakarta Lavani tampil agresif lewat servis menekan dan blok rapat. Bhayangkara Presisi sempat mencoba mengimbangi di awal set, namun kesalahan sendiri dan lemahnya komunikasi antarpemain membuat Lavani unggul jauh dan menutup set dengan skor 25-19.
Memasuki set kedua, dominasi Lavani semakin terlihat. Variasi serangan yang efektif serta pertahanan yang disiplin membuat Bhayangkara Presisi kesulitan mengembangkan permainan. Lavani kembali mengamankan set kedua dengan skor meyakinkan 25-17, sekaligus memperlebar keunggulan 2-0.
Bhayangkara Presisi mencoba bangkit di set ketiga. Perlawanan sempat terjadi dengan skor yang lebih ketat, namun pengalaman dan konsistensi permainan Lavani menjadi pembeda. Hingga akhir set, Lavani tetap mampu menjaga ritme dan mengunci kemenangan dengan skor 25-21, sekaligus memastikan kemenangan straight set.
Pelatih kepala Jakarta Lavani, Erwin Rusni, menyampaikan rasa syukur atas hasil positif tersebut. Menurutnya, kemenangan ini menjadi modal awal yang penting, meski ia menegaskan masih banyak evaluasi yang harus dilakukan.
“Alhamdulillah kami bersyukur dengan kemenangan hari ini. Ini baru awal bagi kami di Proliga 2026. Anak-anak sudah memberikan yang terbaik, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, terutama komunikasi dan timing bola yang beberapa kali masih terlalu pendek,” ungkap Erwin.
Ia juga menegaskan akan terus melakukan rotasi pemain di pertandingan berikutnya guna melihat komposisi terbaik tim.
“Kami akan terus mencoba rotasi. Masih ada kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki dari sekarang. Harapannya, tren kemenangan ini bisa terus berlanjut sampai ke depan,” tegasnya.
Erwin menambahkan, faktor fisik dan adaptasi cuaca juga menjadi perhatian tim pelatih. “Setiap daerah punya kondisi cuaca berbeda, ada panas dan hujan. Jadi pola makan dan latihan harus tetap dijaga agar performa anak-anak tetap stabil sampai target akhir,” pungkasnya.
Sementara itu, pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, mengakui hasil pertandingan belum memuaskan. Ia menyebut laga ini menjadi bagian dari proses evaluasi dan pencarian komposisi pemain terbaik.
“Hasil hari ini memang belum sesuai harapan. Tapi ini bagian dari proses kami untuk mencari komposisi pemain yang pas. Masih banyak yang harus kami evaluasi dan benahi ke depan,” ujar Reidel singkat.
Dengan kemenangan ini, Jakarta Lavani semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya di Proliga 2026. Sementara Jakarta Bhayangkara Presisi dituntut segera berbenah agar tetap bersaing dan menjaga peluang lolos ke fase selanjutnya.





















