Daerah

Beasiswa Rp 8,3 Miliar di Kota Malang Disorot DPRD, Komisi D Minta Data Penerima Dibuka Transparan

11
×

Beasiswa Rp 8,3 Miliar di Kota Malang Disorot DPRD, Komisi D Minta Data Penerima Dibuka Transparan

Share this article
Beasiswa Rp 8,3 Miliar di Kota Malang Disorot DPRD, Komisi D Minta Data Penerima Dibuka Transparan
Ilustrasi: Sejumlah siswa mengikuti kegiatan apel pagi di Kota Malang. Pemerintah Kota Malang menyiapkan program beasiswa pendidikan bagi pelajar kurang mampu dari jenjang SD hingga perguruan tinggi pada tahun 2026.(foto:istimewa)

Sudutkota.id – Program beasiswa pendidikan yang digelontorkan Pemerintah Kota Malang tahun 2026 mulai mendapat perhatian DPRD Kota Malang. Anggaran yang mencapai Rp 8,3 Miliar untuk lebih dari seribu pelajar dinilai perlu pengawasan agar benar-benar tepat sasaran.

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Eko Herediyanto, S.AP, menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu data rinci terkait penerima beasiswa tersebut. Menurutnya, informasi yang beredar selama ini masih sebatas gambaran umum sehingga perlu dipastikan kembali dengan data yang lebih valid.

“Selama ini informasinya kan sekian-sekian saja. Tapi kalau hanya berdasarkan omongan tentu kurang kuat dibandingkan data yang benar-benar tersampaikan. Karena itu kami di DPRD masih menunggu data yang real,” ujar Eko, pada SudutKota.id, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, anggaran beasiswa yang mencapai sekitar Rp 8,3 Miliar tersebut rencananya dibagikan kepada sekitar 1.151 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Karena menggunakan dana APBD Kota Malang, DPRD memiliki fungsi pengawasan untuk memastikan program berjalan sesuai sasaran.

“Kami tentu perlu memastikan data riilnya seperti apa, siapa saja penerimanya, dan bagaimana proses verifikasinya. Walaupun dari pihak Pemkot sudah memastikan, pengawasan tetap perlu dilakukan,” tegasnya.

Menurutnya, setelah lebaran pihaknya akan kembali melihat perkembangan program tersebut sekaligus mencocokkan data yang ada agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan pendidikan.

“Sebagai dewan kami menggarisbawahi bahwa data penerima harus benar-benar jelas. Kami menunggu data yang lebih detail untuk memastikan semuanya tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Malang memastikan program beasiswa tetap berjalan pada tahun ini. Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin menyebutkan total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 8,3 Miliar melalui APBD Kota Malang.

Program tersebut menyasar 1.151 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Rinciannya terdiri dari 300 pelajar SD, 300 pelajar SMP, 210 pelajar SMA/SMK, serta 341 mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Ali menjelaskan bahwa seluruh nama penerima telah melalui proses pengajuan dan verifikasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.

“Sudah ditandatangani Pak Wali. Nama-nama penerima berbasis pengajuan dan sudah lewat Kesra. Tahun ini tinggal kami laksanakan,” jelasnya.

Dalam skema bantuan tersebut, setiap jenjang pendidikan menerima nominal berbeda. Pelajar SD mendapat Rp 220 Ribu per bulan, SMP Rp 330 Ribu per bulan, SMA Rp 440 Ribu per bulan, sedangkan mahasiswa perguruan tinggi menerima Rp 2 Juta per bulan.

Program ini diprioritaskan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu yang juga memiliki prestasi akademik, sehingga diharapkan mampu membantu keberlanjutan pendidikan mereka di Kota Malang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *