KABUPATEN MALANG, Sudutkota.id – Nasib nahas dialami seorang nenek berusia 63 tahun saat hendak menyeberang Jalan Raya Pakisaji, Desa/Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (19/9/2026) pagi. Korban tertabrak sepeda motor hingga mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa melibatkan sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi N-4217-DDD yang dikendarai Muhammad Adilah Ulil Albab (24), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, dengan seorang pejalan kaki, Tri Sulistiorini Djuwati (63), warga Desa Pakisaji.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., saat dikonfirmasi mengatakan, peristiwa ini berawal ketika sepeda motor melaju dari arah utara menuju selatan.
“Sesampainya di tempat kejadian, di depan pengendara terdapat pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan dari arah barat ke timur. Karena jaraknya sudah dekat, sehingga terjadi tabrak samping,” ujarnya.
Benturan tersebut membuat korban mengalami luka. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan pertolongan sebelum korban dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
Alif menyebut, berdasarkan penanganan awal petugas, faktor manusia diduga menjadi faktor yang memengaruhi kecelakaan. Pengendara sepeda motor diduga kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan pejalan kaki yang sedang menyeberang.
“Untuk faktor kendaraan tidak berpengaruh. Faktor jalan dan alam juga tidak berpengaruh terhadap kejadian ini. Saat kecelakaan terjadi, kondisi cuaca cerah,” jelasnya.
Pasca kecelakaan, Unit Gakkum Kepanjen Satlantas Polres Malang langsung melakukan serangkaian tindakan. Petugas mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, mendokumentasikan lokasi serta kendaraan yang terlibat dan mengamankan barang bukti.
Polisi juga mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk membantu mengungkap rangkaian kejadian secara lebih jelas.
“Petugas juga melakukan lidik terhadap saksi-saksi di sekitar TKP, mencari CCTV dan mengamankan barang bukti untuk kepentingan penanganan lebih lanjut,” ujar Alif.
Hingga kini, penanganan perkara kecelakaan tersebut masih dilakukan Unit Gakkum Kepanjen Satlantas Polres Malang. Polisi masih mendalami keterangan saksi dan bukti pendukung untuk memastikan kronologi serta faktor yang menyebabkan kecelakaan.





















