Sudutkota.id – Cuaca ekstrem yang mengguyur Kota Medan tak mampu menghentikan langkah kontingen Kota Malang dalam ajang Karnaval Budaya Nusantara pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Dengan persiapan matang, kekompakan tim, dan semangat mengangkat budaya daerah, Kota Malang sukses menembus lima penampilan (performa) terbaik nasional, sekaligus membawa pulang penghargaan Best Content dalam ajang Youth City Changers.
Raihan prestasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat memimpin apel Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Kota Malang, Senin, (27/07).
Di hadapan ratusan ASN, Wahyu menegaskan bahwa keberhasilan itu merupakan buah dari kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang selama ini terus membangun budaya kerja disiplin, kolaboratif, dan inovatif.
Menurut Wahyu, penghargaan yang diraih Kota Malang bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah. Di balik gemerlap panggung budaya, terdapat perjuangan panjang mulai dari persiapan teknis, latihan berkali-kali, hingga menghadapi tantangan cuaca saat hari pelaksanaan.
“Meraih penghargaan ini tidak mudah. Saat pelaksanaan karnaval hujan turun sangat deras. Tetapi seluruh peserta sudah siap sejak pagi karena semua persiapan telah dilakukan secara maksimal melalui beberapa kali gladi. Ketika rombongan mulai berjalan, Alhamdulillah hujan mulai reda sehingga penampilan Kota Malang bisa berlangsung dengan baik,” ujar Wahyu.
Ia mengungkapkan, penampilan kontingen Kota Malang yang sebagian besar diperkuat jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu memikat perhatian ribuan masyarakat Kota Medan.
Tidak hanya masyarakat, penampilan tersebut juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, pengurus APEKSI, serta para kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia.
Mengusung kekayaan budaya khas Malang, kontingen tampil dengan penuh percaya diri sambil membawa semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Kota Malang. Pengibaran bendera Dasa Bhakti Kota Malang semakin memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi media promosi budaya dan pariwisata kepada masyarakat nasional.
Selain penghargaan di tingkat nasional, Wahyu juga mengumumkan capaian membanggakan lainnya. Kelurahan Arjowilangun berhasil meraih Juara III Lomba Tiga Pilar Poskamling Tahun 2026 tingkat Polda Jawa Timur dalam rangka Hari Bhayangkara.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan budaya berprestasi tidak hanya tumbuh di lingkungan pemerintah kota, tetapi juga telah mengakar hingga tingkat kelurahan melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat.
Meski demikian, Wahyu mengingatkan agar seluruh ASN tidak menjadikan penghargaan sebagai tujuan utama dalam bekerja. Baginya, prestasi hanyalah konsekuensi dari pelayanan publik yang dilakukan secara maksimal.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kerja keras kita. Jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat inovasi, menjaga integritas, dan bekerja lebih profesional,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, yang dipercaya menjadi Ketua Rombongan APEKSI Kota Malang, menyebut keberhasilan masuk lima besar nasional merupakan hasil kerja sama seluruh anggota kontingen.
“Alhamdulillah, ini merupakan prestasi luar biasa. Semangat keguyuban, disiplin, kolaborasi, dan kekompakan menjadi modal utama sehingga Kota Malang mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya dalam ajang APEKSI,” ungkap Baihaqi.
Ia menjelaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kebanggaan bagi Pemerintah Kota Malang, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan budaya, seni, dan potensi pariwisata Kota Malang kepada masyarakat luas.
Menurut Baihaqi, setiap penampilan yang ditampilkan dalam Karnaval Budaya APEKSI dirancang bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai strategi promosi daerah agar wisatawan semakin mengenal dan tertarik berkunjung ke Kota Malang.
Deretan penghargaan yang diraih Kota Malang menjadi bukti bahwa inovasi, kreativitas, dan kolaborasi mampu menghasilkan pengakuan di tingkat nasional.
“Capaian ini juga menjadi tantangan bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Malang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat inovasi birokrasi, dan memastikan setiap prestasi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.




















