Olahraga

Malang Championship 6 Dongkrak Ekonomi Kota Malang, Disporapar: Lebih dari 2.000 Atlet Datang Bersama Keluarga

12
×

Malang Championship 6 Dongkrak Ekonomi Kota Malang, Disporapar: Lebih dari 2.000 Atlet Datang Bersama Keluarga

Share this article
Malang Championship 6 Dongkrak Ekonomi Kota Malang, Disporapar: Lebih dari 2.000 Atlet Datang Bersama Keluarga
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan keterangan kepada awak media di sela pelaksanaan Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Malang dan Kementerian Kebudayaan RI "Malang Championship 6" di GOR Ken Arok, Kota Malang, Sabtu (25/7/2026).(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Malang dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia “Malang Championship 6” tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet berprestasi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi di Kota Malang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, di sela pembukaan kejuaraan yang berlangsung di GOR Ken Arok, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Baihaqi, kejuaraan yang diikuti lebih dari 2.000 atlet dari berbagai daerah di Indonesia itu dipastikan membawa dampak positif bagi sektor ekonomi lokal. Pasalnya, para atlet tidak datang sendiri, melainkan didampingi orang tua, pelatih, ofisial, maupun keluarga sehingga jumlah pengunjung yang datang ke Kota Malang jauh lebih besar.

“Peserta yang hadir lebih dari 2.000 atlet. Mereka tentu tidak datang sendiri, ada orang tua, saudara, pelatih, dan ofisial yang ikut mendampingi. Ini tentunya memberikan dampak yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Malang, terutama pada akhir pekan,” ujar Baihaqi.

Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah kunjungan tersebut akan menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari hotel, penginapan, rumah makan, pusat kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM yang berada di sekitar lokasi pertandingan.

Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga berskala nasional seperti Malang Championship menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Malang dalam mendorong pertumbuhan sport tourism yang mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.

Selain dampak ekonomi, Baihaqi menilai kejuaraan ini memiliki peran penting dalam pembinaan atlet pencak silat Kota Malang. Ajang tersebut menjadi wadah untuk melihat potensi atlet-atlet muda yang nantinya dipersiapkan memperkuat kontingen Kota Malang pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

“Tahun depan masih ada target-target prestasi yang harus kita capai. Kejuaraan seperti ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Dari sini akan muncul bibit-bibit atlet yang nantinya menjadi kekuatan kontingen Kota Malang,” katanya.

Ia optimistis, melalui kompetisi yang berlangsung secara rutin dan berjenjang, kualitas atlet pencak silat Kota Malang akan terus meningkat sehingga mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Timur maupun tingkat nasional.

Baihaqi berharap Malang Championship dapat terus menjadi agenda tahunan karena selain menjadi sarana pembinaan prestasi olahraga, kegiatan tersebut juga terbukti memberikan manfaat bagi sektor ekonomi, pariwisata, dan promosi Kota Malang sebagai kota penyelenggara berbagai event olahraga berskala nasional.

“Semoga kejuaraan ini terus berkembang setiap tahunnya, semakin banyak peserta yang datang, prestasi atlet meningkat, dan ekonomi masyarakat Kota Malang juga ikut tumbuh melalui penyelenggaraan event-event olahraga seperti ini,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *