Uncategorized

Polisi Gadungan Gasak HP Pelajar di Malang

21
×

Polisi Gadungan Gasak HP Pelajar di Malang

Share this article
Tangkapan layar CCTV memperlihatkan detik-detik pelaku saat menjalankan aksinya terhadap pelajar di wilayah Pakis, Kabupaten Malang. (Foto: Sudutkota.id/Ist)

Sudutkota.id – Aksi seorang pria yang diduga polisi gadungan terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Pelaku menipu seorang pelajar hingga membawa kabur ponsel korban.

Peristiwa terjadi pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di jalur penghubung Malang–Tumpang, tepatnya di Jalan Raya Banjarejo, Kecamatan Pakis, dan Jalan Slamet Wiroto, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Korban merupakan siswa MTsN 7 Malang yang saat itu berboncengan sepeda motor bersama rekannya sepulang dari kawasan Velodrome Sawojajar menuju Tumpang melalui wilayah Madyopuro.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku membuntuti korban sebelum menghentikan mereka di pinggir jalan. Pelaku kemudian mengajak korban menepi di bawah pepohonan.

Pelaku yang mengendarai Yamaha Mio Soul merah bernomor polisi N 4692 CH mengenakan helm dan jaket hitam. Ia sempat memperlihatkan rompi hijau bertuliskan “Polisi” untuk meyakinkan korban.

Dengan mengaku sebagai anggota kepolisian, pelaku mengintimidasi korban dengan tuduhan pelanggaran lalu lintas, seperti tidak memakai helm dan menggunakan knalpot brong. Pelaku juga meminta untuk memeriksa ponsel korban.

Kapolsek Pakis, AKP Suyanto, membenarkan kejadian tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi dan meminta keterangan korban.

“Kami telah mendatangi TKP dan memintai keterangan dari korban yang ada di dalam video tersebut,” ujar Suyanto, Minggu (12/4/2026).

Pelaku kemudian meminta korban pulang untuk mengambil STNK, namun meminta ponsel ditinggalkan sebagai jaminan. Korban menuruti permintaan tersebut.

Sekitar 30 menit kemudian, korban kembali ke lokasi. Namun pelaku sudah tidak berada di tempat dan membawa kabur ponsel milik korban.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Masyarakat diimbau untuk waspada dan tidak mudah percaya kepada oknum yang mengaku sebagai petugas tanpa menunjukkan identitas resmi. Jika menemukan kejadian serupa, warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *