Daerah

Pasokan LPG 3 Kg Kota Batu Turun Tipis, Pemkot Pastikan Tetap Aman

17
×

Pasokan LPG 3 Kg Kota Batu Turun Tipis, Pemkot Pastikan Tetap Aman

Share this article
Pasokan LPG 3 Kg Kota Batu Turun Tipis, Pemkot Pastikan Tetap Aman
Pasokan LPG 3 Kg (ilustrasi).(foto:Humas Jatimbalinus to sudutkota.id)

Sudutkota.id – Pasokan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi untuk wilayah Kota Batu pada tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, Pemerintah Kota Batu memastikan distribusi gas melon tersebut masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Subbagian Sumber Daya Alam (SDA) Bagian Perekonomian dan SDA Kota Batu mencatat, kuota LPG 3 kg tahun ini turun sebesar 0,8 persen.

Subag SDA Bagian Perekonomian dan SDA Kota Batu, Wolok menjelaskan dengan kondisi tersebut, Pemkot Batu berharap masyarakat tetap tenang dan menggunakan LPG bersubsidi sesuai peruntukannya agar distribusi tetap merata dan tepat sasaran.

Total pasokan yang diterima Kota Batu mencapai 12.540 metrik ton (MT), lebih rendah dibanding tahun 2025 yang mencapai 12.648 MT.

“Memang ada penurunan pasokan LPG 3 kg di tahun ini, namun hanya 0,8 persen. Jumlah tersebut masih mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Batu,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, penurunan kuota tersebut dipastikan tidak berdampak signifikan terhadap ketersediaan LPG bersubsidi, meski Kota Batu dikenal sebagai daerah tujuan wisata yang memiliki banyak pelaku usaha mikro dan kecil.

“Selama ini pasokan masih tersedia dan tidak sampai terjadi kelangkaan. Biasanya saat musim liburan atau hari besar keagamaan, Pertamina maupun Hiswana menambah pasokan melalui extra dropping,” jelasnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa penetapan kuota LPG bersubsidi sepenuhnya menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Pertamina Patra Niaga menyalurkan LPG 3 kg sesuai penugasan dari pemerintah. Penentuan kuota mempertimbangkan kebutuhan masing-masing daerah berdasarkan usulan pemerintah daerah setempat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *