Featured

Hotel Pelangi Malang, Ikon Bersejarah yang Berdiri Sejak 1860

276
×

Hotel Pelangi Malang, Ikon Bersejarah yang Berdiri Sejak 1860

Share this article
Hotel Pelangi Malang, Ikon Bersejarah yang Berdiri Sejak 1860
Tampak depan bangunan utama Hotel Pelangi Malang di Jalan Merdeka Selatan, salah satu hotel bersejarah yang menjadi ikon heritage Kota Malang sejak era kolonial.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Di tengah hiruk pikuk perkembangan Kota Malang, berdiri sebuah bangunan bersejarah yang menyimpan jejak panjang perjalanan kota. Hotel Pelangi, yang hingga kini masih beroperasi di Jalan Merdeka Selatan No.3, Malang, ternyata memiliki cikal bakal sejak tahun 1860.

Awalnya, hotel ini didirikan oleh seorang Belanda bernama Abraham Lapidoth (1836–1908) dengan nama Hotel Lapidoth. Sekitar tahun 1870, namanya berubah menjadi Hotel Malang. Setelah pemiliknya meninggal, bangunan tersebut sempat dijual, dihancurkan, lalu dibangun kembali oleh pemerintah Belanda.

Pada tahun 1915, hotel ini resmi beroperasi dengan nama Palace Hotel dan menjadi salah satu ikon kota Malang kala itu. Lokasinya yang berada di pusat kota, dekat dengan Alun-Alun Tugu (saat itu Aloen-Aloen Kidoel), menjadikan Palace Hotel sebagai tempat menginap para pejabat dan wisatawan.

Memasuki masa pendudukan Jepang (1942–1945), Palace Hotel berganti nama menjadi Asoma Hotel (Asoma = Wisatawan). Namun setelah perang usai, pada 1945, nama Palace Hotel kembali digunakan.

Masa perang kemerdekaan (1945–1946) membuat hotel ini sempat tidak berfungsi karena mengalami kerusakan. Baru pada tahun 1953, seorang pengusaha kontraktor asal Banjarmasin, Sjachran Hoessein (1920–1992) membeli hotel tersebut. Sejak saat itu, Palace Hotel resmi berganti nama menjadi Hotel Pelangi, yang bertahan hingga kini.

Hotel Pelangi bukan sekadar tempat menginap, tetapi juga saksi bisu perjalanan sejarah Kota Malang sejak era kolonial, masa pendudukan Jepang, hingga era kemerdekaan. Hingga kini, bangunannya tetap berdiri megah dan menjadi salah satu ikon wisata heritage di kota berhawa sejuk itu.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *