Peristiwa

Warga Oro-oro Dowo Digegerkan Penemuan Mayat Pria dalam Rumah, Diduga Meninggal Sejak Tiga Hari

11
×

Warga Oro-oro Dowo Digegerkan Penemuan Mayat Pria dalam Rumah, Diduga Meninggal Sejak Tiga Hari

Share this article
Warga Oro-oro Dowo Digegerkan Penemuan Mayat Pria dalam Rumah, Diduga Meninggal Sejak Tiga Hari
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP penemuan mayat pria di dalam rumah di kawasan Oro-oro Dowo, Kota Malang, Senin (6/4/2026).(foto:dok.humas)

Sudutkota.id – Warga Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam rumah, Senin (6/4/2026). Korban diduga telah meninggal lebih dari tiga hari.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobirin. Ia menyampaikan, pihak kepolisian menerima laporan dari warga terkait adanya temuan orang meninggal dunia secara mendadak.

“Benar, kami menerima laporan penemuan mayat di wilayah Klojen. Petugas dari Polsek Klojen bersama piket Reskrim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP,” ujarnya.

Kejadian ini diketahui terjadi di sebuah rumah yang berada di Jalan Brigjend Slamet Riyadi Gang 4A RT 03 RW 02, Kelurahan Oro-oro Dowo, sekitar pukul 09.00 WIB. Namun laporan resmi diterima polisi pada pukul 11.20 WIB.

Korban diketahui bernama Muhammad Qosim Yassin, seorang karyawan asal Depok yang saat ini berdomisili di lokasi kejadian. Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan warga sekitar.

Salah satu saksi, Ngatumi, mengaku mencium bau tidak sedap saat melintas di depan rumah korban. Ia juga merasa curiga karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.

Merasa ada yang tidak beres, Ngatumi kemudian melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT setempat, Suyono. Setelah dilakukan pengecekan ke dalam rumah, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan bau menyengat.

“Dari keterangan saksi, korban diduga sudah meninggal lebih dari tiga hari sebelum ditemukan,” tambah Lukman.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, sebelum meninggal dunia korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian dada dan perut.

Sementara itu, hasil pemeriksaan awal petugas di lokasi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit.

“Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum dari tim medis,” pungkasnya.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi untuk proses lebih lanjut, sementara pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab kematian secara pasti.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *