Daerah

Simpang Mengkreng Masuk 3 Besar Titik Macet Nasional, Tiga Bupati Dorong Pembangunan Flyover

15
×

Simpang Mengkreng Masuk 3 Besar Titik Macet Nasional, Tiga Bupati Dorong Pembangunan Flyover

Share this article
Simpang Mengkreng Masuk 3 Besar Titik Macet Nasional, Tiga Bupati Dorong Pembangunan Flyover
Bupati Jombang, Nganjuk, dan Kediri saat bertemu bahas simpang Mengkreng.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id – Rencana pembangunan flyover Simpang Mengkreng Kediri, Jawa Timur, mulai dibahas serius oleh tiga kepala daerah. Yakni, Bupati Jombang, Bupati Kediri, dan Bupati Nganjuk.

Proyek ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurai kemacetan Simpang Mengkreng yang kerap terjadi, terutama saat arus mudik Lebaran.

Pembahasan pembangunan flyover tersebut dilakukan dalam pertemuan di Pos Polisi Mengkreng, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Hadir dalam pertemuan itu Bupati Jombang Warsubi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Ditho), dan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Dalam pertemuan tersebut, ketiga pimpinan daerah meninjau langsung peta rekayasa lalu lintas sebagai bagian dari rencana pembangunan flyover Mengkreng untuk memperlancar arus kendaraan di kawasan tersebut.

Bupati Kediri, Mas Ditho, mengungkapkan bahwa berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Simpang Mengkreng masuk dalam tiga besar titik kemacetan terparah di Indonesia, khususnya saat bulan Ramadan hingga Lebaran.

“Kami akan menindaklanjuti nanti seperti apa baiknya. Ruas yang akan dibangun mulai dari wilayah Jombang, kemudian dibagi dua jalur, masing-masing ke arah Kediri dan Nganjuk,” ujar Ditho, Kamis (9/4/2026).

Senada, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan bahwa hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan penyusunan proposal pembangunan flyover.

Proposal tersebut nantinya akan diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga pemerintah pusat untuk menentukan kewenangan serta realisasi pembangunan flyover di Simpang Mengkreng Kediri.

“Dalam satu atau dua minggu ini akan kita buat proposal. Setelah itu kami bersama akan menyampaikan ke Ibu Gubernur Jawa Timur, kemudian ke pemerintah pusat di Jakarta,” kata Warsubi.

Sementara itu, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menambahkan, pembahasan pembangunan flyover ini telah diinisiasi sejak pekan lalu dan akan dilanjutkan dengan rapat teknis lintas daerah.

Rapat tersebut melibatkan Dinas PUPR, Bappeda, serta Dinas Perhubungan dari Kabupaten Jombang, Kediri, dan Nganjuk.

“Targetnya dalam minggu depan sudah ada proposal dan rekomendasi. Tahapannya kami akan ke Gubernur Jawa Timur, kemudian ke Kementerian PUPR,” jelas Marhaen.

Perlu diketahui, Simpang Mengkreng Kediri merupakan titik strategis yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Kediri, Jombang, dan Nganjuk.

Jalur ini menjadi akses utama kendaraan dari Surabaya menuju wilayah selatan seperti Madiun, sehingga kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama saat musim mudik dan libur panjang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *