Daerah

Perkuat Peran Keluarga dari Rumah, 307 Wisudawan Selantang-SOTH Kota Batu Dikukuhkan

96
×

Perkuat Peran Keluarga dari Rumah, 307 Wisudawan Selantang-SOTH Kota Batu Dikukuhkan

Share this article
Perkuat Peran Keluarga dari Rumah, 307 Wisudawan Selantang-SOTH Kota Batu Dikukuhkan
Foto bersama para wisudawati.(foto:sudutkota.id/rsw)

Sudutkota.id – Komitmen membangun keluarga kecil bahagia dan sejahtera kembali ditegaskan melalui Wisuda Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) dan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Tahun 2025.

Program yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu ini mewisuda total 307 peserta dari tiga kecamatan, di Graha Pancasila Balaikota Among Tani, Selasa (9/12/2025).

Wisuda tersebut merupakan hasil dari pelaksanaan Selantang Sinar Malahayati (Muslimat NU) dan SOTH Pelita Malahim (Fatayat NU). Kegiatan dilaksanakan selama empat bulan mulai Agustus sampai November 2025, dengan 13 materi yang melibatkan BKKBN, Dinas Kesehatan, Fatayat NU, PKK Kota Batu, serta dosen tamu yaitu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu, Nurochman-Heli Suyanto.

Secara rinci, peserta Selantang berjumlah 197 orang, terdiri dari PAC Batu 65 orang, Junrejo 65 orang, dan Bumiaji 60 orang. Sementara SOTH diikuti 103 orang, masing-masing PAC Batu 43 orang, Junrejo 37 orang, dan Bumiaji 23 orang. Bahkan, para ibu-ibu tersebut nampak bangga mengenakan toga wisuda berwarna ungu.

Perkuat Peran Keluarga dari Rumah, 307 Wisudawan Selantang-SOTH Kota Batu Dikukuhkan
Penyerahan penghargaan kepada para wisudawati berprestasi.(foto:sudutkota.id/rsw)

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman, menekankan bahwa ketertiban dan keamanan masyarakat berawal dari rumah.

“Ibu-ibu memegang peran kunci. Wisuda ini jangan dimaknai sebagai akhir, tetapi awal untuk memanfaatkan ilmu, menjaga persaudaraan, silaturahmi, dan kebersamaan,” kata istri Nurochman tersebut.

Melalui kolaborasi lintas lembaga dan peran aktif keluarga, DP3AP2KB Kota Batu berharap Selantang dan SOTH terus menjadi mitra strategis pembangunan.

“Paling penting yaitu menguatkan peran ibu, orang tua, dan lansia untuk bermitra dengan Pemkot Batu dalam mewujudkan visi misi Mbatu Sae,” katanya.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kota Batu sekaligus pelaksana kegiatan, Hj. Gini Astutik menyampaikan apresiasi atas semangat belajar para wisudawati. Ia menjelaskan, nama Sinar Malahayati berarti cahaya kehidupan yang terhormat, sementara Pelita Malahim dimaknai sebagai lampu penerang kehidupan.

“Belajar tidak mengenal usia. Bahkan ada peserta berusia lebih dari 80 tahun. Ilmu yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga diajarkan ke generasi berikutnya,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua PCNU Kota Batu, Takim, mengingatkan bahwa peran ibu dalam rumah tangga adalah tonggak kehidupan yang tak tergantikan.

“Ibu tidak pernah lelah. Peran itulah yang menjaga keberlangsungan keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Kemudian, Ketua PW Muslimat NU, Hj. Masruroh Wahid menilai Selantang dan SOTH saling melengkapi. Ia juga mendorong agar program ini dikembangkan ke daerah lain dan menjadi bagian dari wisata edukasi.

“Satu mendidik anak agar hebat, satu lagi mendidik lansia agar tangguh. Para wisudawan adalah hamba Allah yang dipilih untuk hidup lebih lama dan mempersiapkan ibadah ke depan,” tutupnya.(ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *