Politik

NasDem-PSI Kompak, Siap Mainkan Peran Kunci di Parlemen Kota Malang

12
×

NasDem-PSI Kompak, Siap Mainkan Peran Kunci di Parlemen Kota Malang

Share this article
NasDem-PSI Kompak, Siap Mainkan Peran Kunci di Parlemen Kota Malang
Ketua Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi (tengah, memegang mikrofon), saat berdiskusi bersama jajaran dan anggota fraksi dalam pertemuan internal.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Soliditas Fraksi NasDem-PSI di DPRD Kota Malang kembali ditegaskan. Kekompakan dua partai dalam satu rumah fraksi itu dinilai menjadi modal penting untuk memainkan peran kunci dalam dinamika parlemen daerah, khususnya dalam mengawal kebijakan strategis sepanjang 2025.

Ketua Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, memastikan hubungan internal fraksi berjalan harmonis dan produktif. Ia menyebut kolaborasi antara NasDem dan PSI tidak sekadar formalitas politik, melainkan sudah terbangun dalam kerja-kerja konkret di parlemen.

“Kami bersyukur sinergi ini berjalan sangat baik. Rekan-rekan PSI menunjukkan komitmen dan kinerja yang luar biasa dalam setiap pembahasan,” ujar Dito, Rabu (4/3/2026), malam kemarin.

Menurutnya, kekompakan tersebut menjadi fondasi dalam menjalankan tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Fraksi NasDem-PSI juga disebut aktif terlibat dalam berbagai agenda strategis dewan dan mendapatkan kepercayaan untuk ikut memberi warna dalam pengambilan keputusan penting.

Dito menegaskan, kolaborasi yang terbangun harus terus diperkuat dengan komunikasi intensif antara fraksi dan struktur partai. Hal itu penting agar setiap kebijakan yang diperjuangkan tetap sejalan dengan aspirasi masyarakat.

“Fraksi adalah representasi partai di parlemen. Karena itu, kualitas kerja dan konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat menjadi cerminan politik kami di DPRD,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menilai soliditas lintas partai di legislatif merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan daerah. Ia mengingatkan bahwa legislatif dan eksekutif pada dasarnya adalah mitra dalam mewujudkan visi pembangunan Kota Malang.

Menurut Ali, perbedaan latar belakang partai tidak boleh menjadi penghalang komunikasi dan kolaborasi di dalam satu fraksi maupun antarfraksi. Justru, dinamika tersebut harus menjadi ruang pertukaran gagasan demi melahirkan kebijakan yang lebih matang.

“Kolaborasi itu kunci. Masukan dari lintas partai sangat dibutuhkan untuk memastikan kebijakan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penyampaian aspirasi tidak harus selalu melalui forum formal seperti rapat paripurna. Masukan tertulis maupun hasil serap aspirasi di lapangan dapat menjadi pijakan dalam menyusun analisa kebutuhan publik.

Ali turut mengingatkan agar dinamika politik nasional tidak sampai memengaruhi keharmonisan di tingkat daerah. Menurutnya, ketika sudah berada dalam satu rumah fraksi, kebersamaan dan komunikasi rutin harus dijaga.

“Jangan sampai perbedaan bendera partai mengganggu soliditas. Yang utama adalah komitmen bersama untuk melayani masyarakat dan membangun Kota Malang,” pungkasnya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *