Sudutkota.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar kegiatan media gathering bersama awak media di Balai Kota Malang, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, jajaran perangkat daerah, serta puluhan jurnalis dari berbagai media yang selama ini aktif meliput perkembangan Kota Malang.
Kegiatan ini dikemas dalam suasana santai namun tetap penuh diskusi. Forum tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara Pemerintah Kota Malang dengan insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sengaja digelar agar hubungan antara pemerintah dan media tidak hanya terjadi dalam forum resmi saja, tetapi juga melalui pertemuan yang lebih cair dan terbuka.
Menurutnya, pertemuan santai seperti media gathering memberikan ruang bagi pemerintah dan jurnalis untuk berdiskusi, bertukar pandangan, serta menyampaikan berbagai isu yang berkembang di masyarakat.
“Kalau suasananya santai seperti ini kita bisa ngobrol lebih leluasa. Tidak harus selalu formal. Justru dari diskusi seperti ini kita bisa saling bertukar pikiran dan mendapatkan banyak masukan,” ujar Wahyu Hidayat.
Ia menambahkan, keberadaan jurnalis yang setiap hari turun ke lapangan tentu memiliki banyak informasi dan perspektif terkait berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.
Karena itu, masukan dari insan pers dinilai sangat penting bagi pemerintah dalam melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan maupun program pembangunan.
Selain memperkuat komunikasi dengan media, dalam kesempatan tersebut Wahyu Hidayat juga menyoroti perkembangan arus informasi yang saat ini bergerak sangat cepat, terutama melalui media sosial.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membawa dampak besar terhadap cara masyarakat memperoleh berita. Saat ini hampir setiap orang dapat menyebarkan informasi melalui media sosial hanya dalam hitungan detik.
Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menimbulkan tantangan tersendiri karena tidak semua informasi yang beredar di media sosial memiliki kebenaran yang dapat dipastikan.
“Sekarang perkembangan informasi sangat cepat sekali. Media sosial membuat berita bisa menyebar dalam waktu singkat. Tetapi kita juga harus menyadari bahwa belum tentu semua informasi yang beredar itu benar,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa seringkali informasi yang belum jelas kebenarannya sudah terlanjur beredar luas dan memunculkan berbagai persepsi di masyarakat.
Karena itu, Wahyu Hidayat menilai peran media massa yang bekerja secara profesional tetap sangat penting sebagai sumber informasi yang terpercaya bagi masyarakat.
Menurutnya, media memiliki mekanisme kerja yang jelas, mulai dari proses verifikasi data, konfirmasi kepada narasumber, hingga penyajian berita yang berimbang sebelum dipublikasikan.
“Media profesional tentu memiliki proses verifikasi sebelum sebuah berita disampaikan kepada publik. Ada konfirmasi, ada klarifikasi, dan ada tanggung jawab terhadap informasi yang disampaikan,” tegasnya.
Hal inilah yang menurut Wahyu Hidayat menjadi pembeda antara media arus utama dengan informasi yang sering beredar secara bebas di media sosial tanpa proses pengecekan yang jelas.
Ia berharap insan pers di Kota Malang dapat terus menjaga profesionalisme serta tetap menjadi rujukan masyarakat dalam mendapatkan informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, Wali Kota Malang juga menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini aktif memberitakan berbagai kegiatan pemerintahan serta perkembangan pembangunan di Kota Malang.
Menurutnya, kontribusi media sangat besar dalam membantu pemerintah menyampaikan berbagai program kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
“Terima kasih kepada teman-teman media yang selama ini telah membantu menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Media juga menjadi bagian penting dalam mengawal jalannya pembangunan di Kota Malang,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Malang terbuka terhadap berbagai kritik maupun masukan yang disampaikan oleh media. Hal tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya memperbaiki pelayanan publik serta meningkatkan kualitas pemerintahan.
Melalui kegiatan media gathering ini, Pemkot Malang berharap sinergi yang telah terjalin dengan insan pers dapat terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik antara pemerintah dan media, berbagai informasi pembangunan dapat tersampaikan secara lebih luas kepada masyarakat.
Selain itu, kolaborasi antara pemerintah dan media juga diharapkan mampu menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus berita yang beredar di media sosial.
Dengan dukungan media yang profesional dan bertanggung jawab, Kota Malang yang dikenal sebagai kota yang dinamis, kreatif, dan penuh potensi diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.





















