Daerah

Lewat Forum APCAT, Wali Kota Batu Suarakan Kota Sehat dan Kawasan Tanpa Rokok

7
×

Lewat Forum APCAT, Wali Kota Batu Suarakan Kota Sehat dan Kawasan Tanpa Rokok

Share this article
Lewat Forum APCAT, Wali Kota Batu Suarakan Kota Sehat dan Kawasan Tanpa Rokok
APCAT di JW Marriott Jakarta.(foto:Prokopim KWB to sudukkota.id)

Sudukota.id – Komitmen Kota Batu dalam membangun lingkungan perkotaan yang sehat kembali ditegaskan di panggung internasional. Wali Kota Batu, Nurochman, tampil dalam The 8th Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT) Summit di Hotel JW Marriott, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Forum strategis yang mempertemukan para pemimpin kota Asia Pasifik untuk berbagi solusi kesehatan perkotaan.

Mengusung tema ‘Together We Bring Health Solutions’, APCAT Summit menempatkan pengendalian tembakau sebagai isu utama, seiring tingginya dampak kesehatan akibat rokok di wilayah urban.

Dalam sesi berbagi praktik terbaik antar kota anggota APCAT, Nurochman memaparkan langkah konkret Kota Batu dalam menerapkan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR) secara konsisten.

Ia menekankan, kebijakan KTR tidak hanya diterapkan di fasilitas pemerintahan, tetapi juga di ruang publik dan destinasi wisata. Upaya ini diarahkan untuk melindungi kesehatan warga sekaligus wisatawan, sejalan dengan identitas Kota Batu sebagai kota pariwisata yang ramah dan sehat.

“Kota Batu berupaya konsisten menghadirkan ruang publik yang aman dan sehat. Perda KTR kami jalankan di berbagai kawasan strategis,” ujar Nurochman.

Selain itu, Pemkot Batu memberlakukan larangan merokok bagi pengemudi angkutan kota dan angkutan pelajar gratis saat bertugas, termasuk di kawasan alun-alun, Balai Kota Among Tani, serta ruang publik lainnya.

Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada institusi swasta dan pemerintahan yang patuh dan berkomitmen menjalankan regulasi KTR. Kebijakan ini menjadi bagian dari perlindungan kesehatan, terutama bagi generasi muda.

Paparan tersebut mendapat sambutan positif dari delegasi berbagai negara. Forum APCAT dinilai efektif sebagai ruang kolaborasi lintas kota untuk saling belajar dan memperkuat kebijakan berbasis kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyoroti tantangan besar pemerintah daerah menghadapi agresivitas industri tembakau. Ia menyebut Indonesia masih berada pada peringkat kelima dunia dengan prevalensi perokok mencapai 38,2 persen pada 2026.

Bima Arya juga menegaskan pentingnya keberlanjutan gerakan APCAT melalui tiga pilar utama: inovasi, co-creation, dan regenerasi kepemimpinan.

APCAT sendiri merupakan jejaring kota Asia Pasifik yang mendorong pembangunan perkotaan berorientasi kesehatan, termasuk pengendalian tembakau dan penciptaan lingkungan hidup yang sehat serta berkelanjutan.

Bagi Kota Batu, keikutsertaan dalam forum ini menegaskan peran aktif daerah dalam percakapan regional dan global tentang masa depan kota sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *