Daerah

Kota Malang Gelar Ngalam Rijik di Sungai Metro, Peringati World Cleanup Day 2025

92
×

Kota Malang Gelar Ngalam Rijik di Sungai Metro, Peringati World Cleanup Day 2025

Share this article
Kota Malang Gelar Ngalam Rijik di Sungai Metro, Peringati World Cleanup Day 2025
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, terjun langsung ke Sungai Metro untuk mengambil sampah, memimpin contoh partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.idPemerintah Kota Malang menggelar kegiatan “Ngalam Rijik” dalam rangka memperingati World Cleanup Day Indonesia 2025. Kegiatan berlangsung di Sungai Metro, Jl. Bandulan Gang I F, Kecamatan Sukun.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, warga, aparat pemerintah, serta jajaran Forkopimda Kota Malang. Program ini digelar sejak 15 September hingga 15 Oktober 2025, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Raymond Hatigoran, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini meliputi pembersihan sungai dari sedimentasi, pengangkatan sampah, dan penanaman pohon di sekitar sungai.

“Kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pentingnya kelestarian lingkungan. Membersihkan sungai juga mencegah banjir yang dapat merugikan warga,” ujar Raymond.

Hadir langsung dalam kegiatan ini Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, yang memberikan arahan dan ikut terjun langsung ke sungai untuk mengambil sampah. Wali Kota menekankan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Pemerintah bisa membangun saluran drainase, tetapi tanpa kesadaran masyarakat, upaya itu tidak akan maksimal. Hari ini kita bersama-sama menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab setiap warga,” katanya.

Sekitar 100 mahasiswa dan 80 warga terlibat langsung dalam kegiatan bersih-bersih sungai. Aparat Kepolisian Sektor Sukun juga mendukung kegiatan ini untuk kelancaran aktivitas. Selain itu, sejumlah pejabat Forkopimda, Ketua DPRD Kota Malang, kepala perangkat daerah, perwakilan perbankan, dan tokoh masyarakat hadir untuk mendukung kegiatan ini.

Warga yang ikut serta, seperti Ibu Ratna (45), mengaku senang bisa berpartisipasi. “Biasanya warga hanya menunggu pemerintah membersihkan sungai, tapi hari ini kami ikut turun tangan. Rasanya senang bisa melihat sungai bersih kembali,” ujarnya.

Mahasiswa dari Universitas Malang juga menyatakan bahwa kegiatan ini memberi pengalaman langsung tentang pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di sepanjang Sungai Metro, sebagai upaya penghijauan kota dan mitigasi risiko banjir. Wali Kota menegaskan bahwa kesadaran ekologis harus ditanam sejak dini, dan keberhasilan program lingkungan hidup tidak hanya bergantung pada pemerintah.

“Ketika setiap rumah tangga terbiasa memilah sampah, menanam pohon, dan menjaga kebersihan lingkungan, Kota Malang akan menjadi kota yang bersih, indah, dan nyaman,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *