Daerah

Konser Amal NGALAMALANG Jadi Simbol Solidaritas Warga Malang untuk Korban Bencana Sumatera

103
×

Konser Amal NGALAMALANG Jadi Simbol Solidaritas Warga Malang untuk Korban Bencana Sumatera

Share this article
Konser Amal NGALAMALANG Jadi Simbol Solidaritas Warga Malang untuk Korban Bencana Sumatera
Pengurus JMSI Malang Raya.(foto:sudutkota.id/ist.)

Sudutkota.id – Gelaran amal bertajuk “NGALAMALANG: Sound of Humanity” yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/12/2025) di SM Boomi Carnival, Lowokwaru, Kota Malang, mulai mencuri perhatian publik.

Acara yang memadukan musik, kreativitas komunitas, dan aksi solidaritas ini dinilai menjadi momentum baru yang menegaskan kembali kuatnya budaya gotong royong di Kota Malang.

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Malang Raya menilai gerakan kemanusiaan ini sebagai wujud nyata bagaimana ekosistem komunitas di Malang mampu menyatukan energi untuk membantu pemulihan bencana di Sumatera.

Menurut JMSI, kehadiran acara tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk konkret empati sosial yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Wakil Ketua Bidang Pengembangan Bisnis & Media JMSI Malang Raya, Rahmat Mashudi Prayoga, menyebut kegiatan kolaboratif seperti ini memiliki nilai strategis bagi penguatan budaya kepedulian.

“Kreativitas telah menjadi jembatan kemanusiaan yang menyatukan berbagai elemen komunitas. Lewat seni dan musik, kita melihat energi positif masyarakat Malang kembali bangkit,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

JMSI juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal serta mempublikasikan gerakan-gerakan sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Kekuatan persatuan warga Malang Raya tercermin dalam inisiatif ini. Jarak bukan penghalang bagi solidaritas,” tambah Yoga, panggilan akrabnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana “NGALAMALANG: Sound of Humanity”, Jatmiko, mengapresiasi seluruh relawan dan komunitas yang terlibat tanpa pamrih.

Ia menyebut, antusiasme para seniman, teknisi, penyedia peralatan, hingga panitia produksi yang bekerja sukarela merupakan bukti bahwa nilai kemanusiaan tetap menjadi napas utama masyarakat Malang.

“Gotong royong adalah identitas kita. Semua pihak bekerja dengan hati,” ungkapnya.

Acara ini turut menghadirkan deretan musisi lintas generasi yang akan mengisi panggung amal, mulai dari Anto Baret, Iksan Skuter, Begundal Lowokwaru, Tani Maju, d’Kross, Tropical Forest, Arema Voice, dan sejumlah band lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *