Daerah

Kadindik Batu Tegas Soal Penyerapan Produk Lokal, SPPG Syair Beji Langsung Tindak Lanjuti

9
×

Kadindik Batu Tegas Soal Penyerapan Produk Lokal, SPPG Syair Beji Langsung Tindak Lanjuti

Share this article
Kadindik Batu Tegas Soal Penyerapan Produk Lokal, SPPG Syair Beji Langsung Tindak Lanjuti
Pemorsian paket kering yang dilakukan petugas SPPG.(foto:sudutkota.id/rsw)

Sudutkota.idPemkot Batu melalui Dinas Pendidikan Kota Batu mengharuskan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memprioritaskan penyerapan komoditas pertanian dan peternakan asal daerah.

Menindaklanjuti arahan tersebut, SPPG Syair Beji di Kecamatan Junrejo melakukan penyesuaian teknis pelaksanaan MBG, khususnya selama Ramadan.

Kepala SPPG Syair Beji, Achmad Jalaludin, menjelaskan perubahan dilakukan mengikuti arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Jika sebelumnya menu berupa makanan basah, selama Ramadan diganti menjadi menu kering.

“Paket yang dibagikan antara lain roti, telur, buah, abon, tempe krispi, dan variasi lainnya,” jelasnya, Selasa (24/2/2026).

Dari sisi pengemasan, makanan tetap menggunakan standar higienis, yakni kotak mika yang dimasukkan ke dalam tote bag untuk masing-masing siswa. Porsi dibedakan antara siswa SD dan SMP atau SMA.

Penyesuaian juga dilakukan pada jam kerja petugas dapur. Jika sebelumnya persiapan dimulai pukul 18.00 hingga menjelang subuh.

“Lalu, selama Ramadan digeser menjadi mulai pukul 24.00. Kami memastikan nilai per porsi tidak berubah, yakni Rp8.000 untuk siswa SD dan Rp10.000 untuk siswa SMP maupun SMA,” imbuh dia.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Batu, Alfi Nurhidayat menjelaskan sebagai kota agropolitan, Kota Batu memiliki kapasitas memadai untuk menjadi pemasok utama bahan baku MBG. Sayur-mayur, buah-buahan, telur, hingga produk peternakan dinilai mampu dipenuhi oleh petani dan peternak lokal.

“Kami ingin program nasional MBG ini memberikan manfaat ganda. Anak-anak memperoleh asupan gizi yang berkualitas, sementara petani dan peternak lokal juga merasakan dampak ekonominya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan akan terus mendorong dan mengawasi agar dapur-dapur SPPG konsisten menyerap produk lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

“Tujuannya yaitu selain memenuhi gizi sesuai instruksi pemerintah pusat atau presiden, ekonomi lokal harus berjalan dan memberikan dampak bagi masyarakat,” tuturnya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *