Daerah

Heli Tegaskan Kota Batu Siap Tancap Gas Dukung Swasembada Pangan Nasional

3
×

Heli Tegaskan Kota Batu Siap Tancap Gas Dukung Swasembada Pangan Nasional

Share this article
Pemkot Batu menegaskan komitmennya mendukung program Swasembada Pangan 2026 meski belum dapat melakukan panen jagung secara fisik. Hal itu ditunjukkan dengan keikutsertaan simbolis dalam Panen Raya Jagung Serentak Nasional Kuartal I yang digelar Kamis (8/1/2026) kemarin.
Wawali Kota Batu, Heli Suyanto saat meninjau tanaman jagung. (foto: Prokopim KWB for sudutkota.id)

Sudutkota.id – Pemkot Batu menegaskan komitmennya mendukung program Swasembada Pangan 2026 meski belum dapat melakukan panen jagung secara fisik. Hal itu ditunjukkan dengan keikutsertaan simbolis dalam Panen Raya Jagung Serentak Nasional Kuartal I yang digelar Kamis (8/1/2026) kemarin.

Saat ditemui, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menjelaskan jika dirinya mengikuti kegiatan nasional tersebut secara daring melalui Zoom Meeting dari Bumi Lumbung Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. Di lokasi tersebut menjadi titik peninjauan dengan luasan tanam jagung sekitar 1,6 hektare.

“Nah, jagung yang dikembangkan di Desa Pendem merupakan varietas Advan Jago dengan usia tanam sekitar tiga bulan. Tanaman tersebut diperkirakan baru memasuki masa panen pada Februari 2026. Karena itu, Kota Batu belum melakukan panen serentak seperti daerah lain,”, katanya, Rabu (14/1/2026).

Heli menegaskan, kehadiran Pemerintah Kota Batu dalam panen raya nasional merupakan bentuk dukungan kebijakan dan pendampingan kepada petani, sekaligus penegasan komitmen daerah dalam menjaga ketahanan pangan.

“Tanaman jagung di Kota Batu belum cukup umur untuk dipanen. Perkiraan panen pada Februari 2026. Namun keikutsertaan ini menjadi bukti dukungan pemerintah kepada petani dan program nasional,” ujar politisi Gerindra tersebut.

Ia juga mengakui keterbatasan lahan pertanian menjadi tantangan serius di Kota Batu. Untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian, Pemkot menetapkan Kecamatan Junrejo sebagai kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

“Perlu diketahui, panen Raya Jagung Serentak Nasional sendiri menjadi bagian dari strategi pemerintah pusat dalam memperkuat cadangan pangan, menjaga ketersediaan jagung untuk kebutuhan pangan dan pakan, serta memastikan penyerapan hasil panen petani melalui Bulog,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *