Sudutkota.id – Peringatan Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang yang digelar melalui Rapat Paripurna DPRD, Jumat (28/11/2025), menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali arah pembangunan daerah.
Dalam forum resmi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi S.Sos, menyoroti perlunya pembaruan strategi pembangunan agar mampu menjawab berbagai tantangan sosial-ekonomi yang semakin kompleks.
Berlangsung khidmat di Ruang Paripurna DPRD, peringatan hari jadi kali ini dimaknai sebagai ruang refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Malang.
Darmadi menyampaikan bahwa kemajuan daerah saat ini merupakan akumulasi perjuangan panjang para pendahulu, dan harus dijadikan dorongan untuk membangun kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan kesempatan untuk mengukur kembali arah pembangunan agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Tema tahun ini, Peningkatan Daya Saing Daerah dalam Penguatan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan, menurut Darmadi, harus diterjemahkan menjadi program nyata di lapangan.
Ia menekankan bahwa daya saing daerah tidak boleh hanya bergantung pada capaian statistik atau piagam penghargaan, melainkan harus hadir dalam bentuk pemerataan akses ekonomi yang bisa dirasakan hingga tingkat desa.
“Pembangunan harus menggerakkan semua lapisan masyarakat. Tidak boleh ada kelompok yang tertinggal,” tegasnya dalam rapat.
Ketua DPRD juga memberikan apresiasi atas berbagai program yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Malang selama satu tahun terakhir. Sejumlah indikator dianggap menunjukkan tren perbaikan, mulai dari pelayanan publik hingga program peningkatan kesejahteraan.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin beragam, sehingga dibutuhkan koordinasi yang lebih solid antar perangkat daerah serta pembaruan kebijakan yang adaptif.
Dalam sambutannya, Darmadi memberikan penghargaan kepada TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, ASN, serta seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga stabilitas daerah.
Ia menyebut sinergi lintas lembaga sebagai faktor kunci menjaga kelancaran pembangunan dan menciptakan ruang aman bagi pertumbuhan ekonomi. “Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kebersamaan,” ujarnya.
Sebagai lembaga legislatif, DPRD disebutkan terus berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat melalui perumusan regulasi yang lebih responsif. Darmadi menekankan bahwa arah pembangunan harus berporos pada manusia, bukan sekadar angka atau target administratif.
“Rakyat adalah titik pusat kebijakan. Jika masyarakat belum merasakan dampaknya, berarti masih ada pekerjaan yang harus dituntaskan,” tambahnya.
Menutup Rapat Paripurna Hari Jadi ke-1265, Darmadi mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat komitmen kolektif dalam menghadapi dinamika dan tantangan daerah ke depan.
Ia berharap peringatan tahun ini menjadi pijakan baru untuk mempercepat transformasi Kabupaten Malang menjadi daerah yang lebih kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.
“Ini saatnya Kabupaten Malang melakukan lompatan besar,” pungkasnya.(ADV)




















