Sudutkota.id – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) kembali menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa dalam setiap pelaksanaan pasar murah, pihaknya menyediakan sekitar 1.300 paket sembako untuk satu kecamatan. Program tersebut rencananya akan digelar secara bergiliran di lima kecamatan di Kota Malang.
“Memang kalau kegiatan pasar murah seperti ini, kuat-kuatan siapa yang datang lebih dulu. Kuotanya terbatas sekitar 1.300 paket, sementara ekspektasi masyarakat cukup tinggi sehingga ada yang harus antre,” ujar Eko, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, mekanisme pembelian dibuat sederhana agar masyarakat mudah mengaksesnya. Warga yang datang cukup menunjukkan fotokopi KTP dan akan dilayani untuk mendapatkan paket sembako yang telah disediakan.
Namun demikian, untuk menjaga pemerataan, Diskopindag menerapkan aturan satu KTP hanya berlaku untuk satu paket sembako.
“Satu paket untuk satu keluarga. Harapannya tertib, jangan sampai satu keluarga ada dua atau tiga orang yang membeli sehingga yang lain tidak kebagian,” jelasnya.
Dalam satu paket pasar murah tersebut, masyarakat bisa mendapatkan beras 5 kilogram, minyak goreng, dan gula dengan harga sekitar Rp150 Ribu. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah sehingga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Eko menambahkan, tingginya minat masyarakat membuat pihaknya mempertimbangkan untuk menambah meja pelayanan agar antrean dapat diurai dan proses distribusi berjalan lebih cepat.
“Antrean memang cukup banyak. Nanti akan kita tambah meja pelayanan supaya masyarakat bisa lebih cepat terlayani,” katanya.
Ia berharap, keterbatasan jumlah paket pasar murah tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat, khususnya mereka yang benar-benar membutuhkan.





















