Sudutkota.id – Program buka puasa bersama gratis di Masjid Jami’ Manarul Huda, Jl. Sumbersari No. 235, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, diserbu jamaah. Antusiasme warga yang tinggi membuat jumlah porsi makanan yang disiapkan panitia nyaris menembus 500 piring dalam sehari.
Tampak puluhan relawan menata ratusan piring berisi nasi lengkap dengan lauk dan takjil di dalam area masjid. Deretan piring tersusun rapi memenuhi meja, menunjukkan kesiapan panitia menyambut jamaah yang datang sejak sore hari.
Ketua Takmir Masjid Manarul Huda, H. Thohir Bakri, saat dikonfirmasi Sudutkota.id melalui sambungan telepon seluler, Selasa (24/2/2026) malam, menjelaskan rangkaian kegiatan Ramadan dimulai pukul 17.00 WIB dengan istighotsah.
“Jam 5 sore dimulai istighotsah. Setelah itu ada kultum singkat sekitar tujuh menit, baru kemudian pembagian takjil dan makan bersama,” ujarnya.
Kegiatan ini terbuka untuk umum. Selain warga sekitar, banyak mahasiswa, anak kos, hingga pekerja yang melintas di kawasan Sumbersari turut memadati masjid menjelang waktu berbuka.
Menurut Thohir, rata-rata porsi yang disiapkan setiap hari mencapai 400 piring. Namun pada hari-hari tertentu, jumlah jamaah melonjak signifikan.
“Tadi itu rekor hampir 500. Biasanya rata-rata 400 porsi,” jelasnya.
Menu yang disediakan pun cukup lengkap, mulai dari nasi, lauk pauk, sayur, kue, hingga kurma. Seluruh hidangan disiapkan oleh sekitar 30 relawan yang terdiri dari ibu-ibu Muslimat, Fatayat, pengurus takmir, remaja masjid, dan warga sekitar.
Tim memasak sudah mulai bekerja sejak pukul 15.00 WIB dengan pembagian tugas terstruktur, mulai dari pengolahan bahan, penyajian, hingga distribusi makanan kepada jamaah.
Thohir menegaskan, seluruh pembiayaan program buka bersama gratis ini berasal dari sodakoh masyarakat. Bantuan yang masuk beragam, baik dalam bentuk bahan pokok maupun uang tunai.
“Ada yang menyumbang beras, minyak, telur, sayur, bumbu. Ada juga yang berupa uang. Semua kami kelola melalui rekening khusus untuk buka bersama agar tidak tercampur dengan kas operasional masjid,” katanya.
Program buka puasa gratis ini rutin digelar setiap Ramadan. Namun pada 2026, skalanya meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya yang sempat dibatasi saat pandemi.
“Setiap tahun ada. Tapi dulu masih 100 sampai 200 porsi karena masa COVID. Sekarang sudah normal dan lebih meriah,” paparnya.
Meski demikian, faktor cuaca masih memengaruhi jumlah kehadiran jamaah. Saat hujan deras, jumlah yang datang biasanya sedikit berkurang.
Untuk pengamanan selama kegiatan buka bersama, pihak masjid mengandalkan petugas internal seperti marbot dan petugas parkir.
Sementara saat pelaksanaan salat tarawih, pengamanan dibantu pihak kepolisian setempat.
Respons masyarakat terhadap program ini dinilai sangat positif. Selain menikmati hidangan berbuka, banyak warga yang tergerak ikut membantu, baik dengan tenaga maupun logistik.
“Masyarakat sangat senang karena ini membantu sekali, terutama mahasiswa dan anak kos. Dukungan warga juga luar biasa,” tuturnya.
Thohir berharap kegiatan buka puasa gratis di Masjid Manarul Huda dapat terus berjalan setiap tahun dan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi di bulan suci Ramadan.
“Semoga bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan di bulan penuh berkah ini,” pungkasnya.






















