Kuliner

Bakso Bringas Jadi Ikon Kuliner Baru Singosari dengan View Pegunungan dan Sawah Viral di Tiktok

16
×

Bakso Bringas Jadi Ikon Kuliner Baru Singosari dengan View Pegunungan dan Sawah Viral di Tiktok

Share this article
Bakso memang sudah lama menjadi primadona kuliner di wilayah Malang Raya. Di tengah banyaknya pilihan bakso dengan berbagai varian menu, Bakso Bringas Singosari hadir menawarkan sesuatu yang berbeda, yakni perpaduan cita rasa dan panorama alam yang memanjakan mata.
Media sosial Bakso Bringas Singosari.

Sudutkota.id– Bakso memang sudah lama menjadi primadona kuliner di wilayah Malang Raya. Di tengah banyaknya pilihan bakso dengan berbagai varian menu, Bakso Bringas Singosari hadir menawarkan sesuatu yang berbeda, yakni perpaduan cita rasa dan panorama alam yang memanjakan mata.

Berlokasi di Desa Gunungrejo, Singosari, tempat makan ini menjadi daya tarik baru sejak dibuka di awal tahun 2026 ini. Letaknya yang berada di kawasan perbukitan dekat wisata Kedok Ombo membuat pengunjung dapat menikmati hamparan pemandangan Malang Raya dari ketinggian.

Suasana sejuk khas pegunungan menjadi nilai tambah tersendiri. Banyak pengunjung mengaku betah berlama-lama, tidak hanya untuk menikmati hidangan, tetapi juga bersantai bersama keluarga maupun teman sambil menikmati udara segar.

Di Lokasi dengan tempat parkir yang memadai ini Bakso Bringas juga menyugahkan dua menu unggulan lain yakni Seblak dan Mie Ayam khas Bakso Bringas. Para pengunjung juga bisa mendapatkan varian bakso lainnya seperti tahu Walik , bakso jumbo, mie ayam porsi kuli, bakso kecil super krezz dan goreng favorit dengan harga yang terjangkau oleh berbagai kalangan.

Pemilik Bakso Bringas, Sunari (50), mengaku, menemukan lokasi tersebut secara tidak sengaja saat diajak teman untuk ngopi di area sekitar yang sudah lebih dulu dikenal memiliki panorama indah. Dari situlah muncul ide untuk membuka cabang baru di lokasi tersebut.

Sunari menjelaskan, usaha bakso yang dirintisnya sudah dimulai sejak tahun 2018 di daerah Candirenggo dengan tambahan menu mie ayam. Hingga kini, usaha lamanya masih tetap berjalan, sementara cabang baru di Gunungrejo justru menarik lebih banyak pengunjung.

“Saya mengawali usaha kuliner bakso ini sejak tahun 2018 dengan menu tambahan Mie Ayam di daerah Candirenggo dengan menyewa tempat. hingga saat ini masih buka. Dan kini, alhamdulillah dengan membuka tempat yang baru di Gunungrejo ini banyak pengunjung lebih ramai yang datang kesini,” terang Sunari kepada Sudutkota.id, Sabtu (21/03/2026).

Ramainya pengunjung tidak lepas dari peran media sosial. Banyak pelanggan mengetahui Bakso Bringas melalui platform TikTok, sehingga tidak sedikit yang datang dari luar daerah untuk mencicipi sekaligus membuat konten di lokasi tersebut.

Selain sebagai tempat makan, Bakso Bringas juga kerap dijadikan lokasi kegiatan seperti gathering. Pihak pengelola bahkan menyediakan area khusus di lantai atas bagi pengunjung yang ingin mengadakan acara dengan sistem reservasi.

“Kalau mau bikin event bisa reservasi tempat dulu, Mas. di lantai atas kami sediakan tempat yang representatif ” tambah Sunari.

Sunari juga menceritakan awal usaha kuliner baksonya mulai dia menginjak uasia sekolah STM.

“Waktu itu Bapak saya juga seorang pengusaha bakso, namun beliau memiliki kekurangan, yakni tidak memiliki tempat khusus. Jadi waktu itu anak buahnya berjualan keliling semua” kenang Sunari.

Dari situlah Anak ke lima dari 6 bersaudara ini beriisiatif agar saat usaha Baksonya berkembang, dia harus memiliki tempat kuliner dan tidak hanya mengandalkan bakso keliling yang dijajakan oleh anak buahnya di lapangan.

Sang Istri dan Ibunya juga ikut ambil bagian penting dalam mengembangkan usaha kuliner bakso Bringas ini. Selain sibuk di dapur dan melayani pelanggan menemani Sunari mereka ikut mempromosikan Bakso Bringas lewat media sosial secara terus menerus, hingga banyak pengunjung baru dari luar kota yang berdatangan kesini.

Berbekal pengalaman panjang serta dukungan keluarga, Sunari bertekad terus mengembangkan usahanya dengan manajemen yang lebih baik. Ia belajar dari pengalaman masa lalu orang tuanya yang berjualan bakso tanpa tempat tetap, sehingga kini fokus membangun usaha kuliner yang lebih modern dan berkelanjutan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *