Sudutkota.id – Menjelang Bulan Suci Ramadan 2026, Satgas Pangan Polres Malang turun langsung ke Pasar Kepanjen untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok penting tetap stabil dan aman bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar, Sabtu (7/2/2026).
Pengecekan lapangan tersebut menyasar sejumlah komoditas utama yang menjadi kebutuhan harian masyarakat, mulai dari beras, minyak goreng, daging ayam, telur, bawang, hingga cabai, dengan tujuan mengantisipasi potensi lonjakan harga di awal Ramadan.
“Pengecekan ini kami lakukan langsung di pasar untuk mendapatkan data riil di lapangan,” ujar AKP Hafiz.
Dari hasil pemantauan, Satgas Pangan memastikan stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Malang berada dalam kondisi aman dan tidak ditemukan indikasi kelangkaan pada komoditas strategis.
“Secara umum, ketersediaan bahan pokok mencukupi dan tidak ada kekosongan stok,” kata AKP Hafiz.
AKP Hafiz menjelaskan, harga sejumlah kebutuhan pokok terpantau relatif stabil, di antaranya beras medium Rp13.000 per kilogram, beras premium Rp14.500 per kilogram, serta minyak goreng Minyak Kita Rp15.700 per liter.
“Harga-harga tersebut masih dalam batas kewajaran dan belum menunjukkan lonjakan signifikan,” ungkapnya.
Selain itu, harga daging ayam ras tercatat Rp39.000 per kilogram, telur ayam ras Rp29.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, serta cabai rawit merah Rp80.000 per kilogram.
“Kami terus mencermati komoditas yang fluktuatif, terutama cabai rawit merah,” ujar AKP Hafiz.
Menurut AKP Hafiz, cabai rawit merah menjadi perhatian khusus karena faktor cuaca dengan curah hujan tinggi yang berpengaruh pada hasil panen, namun pihaknya telah melakukan mitigasi bersama pemangku kepentingan terkait.
“Kami sudah berkoordinasi dengan stakeholder dan pemasok agar potensi kenaikan harga dapat ditekan,” jelasnya.
Ia menegaskan, Polres Malang bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan distribusi dan harga bahan pokok serta menindak tegas praktik penimbunan dan permainan harga.
“Kami berkomitmen menjaga stabilitas harga agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan tenang,” pungkas AKP Hafiz.






















