Politik

Segel Kantor Dibuka, DPD Golkar Kota Malang Tegaskan Kepengurusan Sah

10
×

Segel Kantor Dibuka, DPD Golkar Kota Malang Tegaskan Kepengurusan Sah

Share this article
Segel Kantor Dibuka, DPD Golkar Kota Malang Tegaskan Kepengurusan Sah
SAH: Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin menunjukkan SK kepengurusan DPD Golkar Kota Malang periode 2025–2030, Minggu (1/2/2026) sore.(foto:sudutkota.id/gan)

Sudutkota.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Malang resmi membuka segel kantor partai yang telah terpasang lebih dari satu bulan, Minggu (1/2/2026) sore. Pembukaan segel dilakukan simbolis, dilanjutkan dengan pembacaan susunan pengurus serta rapat pleno perdana.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan seluruh rangkaian Musda telah selesai dan sah secara hukum. Hal itu ditandai dengan terbitnya SK kepengurusan DPD Golkar Kota Malang periode 2025–2030.

“Musda yang digelar 14 Desember 2025 menghasilkan kepengurusan definitif. SK diterbitkan DPD Partai Golkar Provinsi Jatim dan diketahui DPP Partai Golkar tertanggal 28 Januari 2026,” kata Djoko, sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, pasca Musda tersebut, penetapan formatur kepengurusan dilakukan 14 Januari 2026. Usulan kepengurusan tersebut diproses hingga diterbitkan SK sebagai produk final Musda.

Usai pembukaan segel, DPD Golkar Kota Malang langsung menggelar rapat pleno perdana yang dihadiri jajaran pengurus dan Fraksi Golkar DPRD Kota Malang. Sejumlah nama masuk dalam kepengurusan.

Diantaranya Teguh Darwanto sebagai Sekretaris Umum, Hendi Suryo Laksono sebagai Bendahara Umum, Suryadi sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang, Kartika sebagai Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan, serta Djoko Tritjahjana sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum.

“Kami ingin membangun Partai Golkar yang maju, modern, dan solutif. Golkar harus hadir memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Malang,” tegasnya.

Terkait dinamika internal dan penyegelan kantor sebelumnya, Djoko menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh persoalan secara organisasi.

“Kantor ini adalah rumah bersama seluruh kader Golkar. Setelah dibuka, kami langsung bekerja dan merangkul semua kader,” ujarnya.

Djoko juga mengungkapkan bahwa dalam proses Musda sempat mengemuka tiga nama kandidat ketua, yakni dirinya, Rudi, dan Abah Anton.

Namun melalui mekanisme organisasi dan rapat formatur, ditetapkan satu ketua terpilih. “Tidak boleh ada kader yang merasa lebih besar dari partai. Target kami jelas, meningkatkan perolehan suara dan kursi Golkar di DPRD Kota Malang serta mendukung target Pilkada dan Pemilu mendatang,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang, Suryadi mengaku kepengurusan baru akan langsung bergerak melakukan konsolidasi internal.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk konsolidasi. Dinamika ini menunjukkan Golkar adalah partai yang hidup dan dinamis. Beban berat dipikul bersama,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *