Sudutkota.id – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan minibus terjadi di Kota Malang pada, Sabtu (24/1/2026) siang. Insiden tersebut diduga dipicu pengemudi yang mengalami penurunan konsentrasi atau microsleep saat mengemudi.
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.40 WIB. Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhirin, saat dikonfirmasi Sudutkota.id membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi awal insiden.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan bermula saat kendaraan minibus Toyota Yaris bernomor polisi DK-1992-LI melaju dari arah selatan ke utara,” ujar Ipda Lukman.
Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi Toyota Yaris tersebut diduga tidak berkonsentrasi penuh atau mengalami microsleep, sehingga kendaraan oleng ke kanan dan melewati marka jalan.
“Karena keluar jalur, kendaraan Toyota Yaris kemudian bertabrakan dengan Toyota Innova bernopol B-1561-HFH yang melaju dari arah berlawanan, yakni dari utara ke selatan,” jelasnya.
Benturan keras tersebut tidak berhenti sampai di situ. Toyota Innova yang terdorong akibat tabrakan kemudian kembali terlibat kecelakaan dengan Toyota Avanza bernopol B-1610-CYG yang berjalan searah dari arah utara ke selatan di belakangnya, sehingga terjadi kecelakaan beruntun.
Akibat peristiwa tersebut, pengemudi Toyota Innova serta penumpang Toyota Yaris mengalami luka-luka. Petugas kepolisian bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian.
“Seluruh korban langsung dibawa ke RSI Unisma Kota Malang untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Ipda Lukman.
Berdasarkan data kepolisian, total korban dalam kecelakaan ini berjumlah empat orang, dan seluruhnya mengalami luka ringan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan lalu lintas ini juga menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan yang terlibat. Petugas Satlantas Polresta Malang Kota telah melakukan penanganan di lokasi, mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Ipda Lukman Sobhirin mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima dan tetap fokus saat berkendara, guna menghindari kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengingatkan pengendara untuk tidak memaksakan diri saat lelah atau mengantuk. Microsleep sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” pungkasnya.






















