Daerah

Konfercab PA GMNI Malang Raya, Konsolidasikan Peran Intelektual Hadapi Krisis Global

35
×

Konfercab PA GMNI Malang Raya, Konsolidasikan Peran Intelektual Hadapi Krisis Global

Share this article
Konfercab PA GMNI Malang Raya, Konsolidasikan Peran Intelektual Hadapi Krisis Global
Foto bersama para peserta Konfercab PA GMNI Malang Raya, usai acara.(foto:sudutkota.id/ist.)

Sudutkota.id – Di tengah dinamika krisis global dan menguatnya fragmentasi sosial, Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Malang Raya menegaskan kembali peran strategis kaum intelektual dalam menjaga kohesi sosial dan nilai kebangsaan.

Penegasan tersebut mengemuka dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PA GMNI Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, yang digelar secara bersamaan pada, Sabtu (17/1/2026), di Hotel Sahid Montana Dua, Kota Malang.

Dalam agenda konsolidasi organisasi ini juga dirangkai dengan Seminar Nasional bertajuk “Tanggung Jawab Intelektual di Tengah Krisis Global dan Fragmentasi Sosial”.

Forum tersebut menjadi ruang refleksi kritis alumni GMNI lintas generasi dalam merespons tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang kian kompleks.

Konfercab ini tidak sekadar menjadi forum regenerasi kepemimpinan, melainkan juga peneguhan arah gerak organisasi alumni agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui mekanisme musyawarah mufakat, PA GMNI Malang Raya menetapkan kepengurusan baru untuk periode mendatang, baik di tingkat kota maupun kabupaten.

Sementara untuk pembentukan pengurus baru PA GMNI Kota Batu harus mengalami penundaan. hal ini karena ketua yang lama, Punjul Santoso tidak bisa hadir.

Untuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PA GMNI Kabupaten Malang, forum menetapkan secara aklamasi Dr. Tantri Bararoh, SE., M.Ak sebagai Ketua, didampingi Roni Mustofa, SE., MM sebagai Sekretaris dan Muhammad Asyrofi Al Kindy, M.Sc sebagai Bendahara.

Sementara, untuk DPC PA GMNI Kota Malang dipimpin oleh Prof. Dr. Aulanni’am, drh., DES, dengan Achmad Zakaria, S.Pd sebagai Sekretaris dan Agustian Siagian, SH., CLL., CPLA., CMLE., CMLTH sebagai Bendahara.

Saifudin Zuhri, perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PA GMNI Jawa Timur mengatakan, dengan kepemimpinan baru ini diharapkan membawa orientasi kerja PA GMNI Malang Raya yang lebih progresif.

Karena menurutnya, para pimpinan terpilih kepengurusan saat ini cukup ideal dan bagus untuk jalannya roda organisasi.

“Komposisi pengurus saat ini, seperti Kota Malang sangat bagus. Ada akademisinya, praktisi hukum, bahkan politisi,” ujar anggota DPRD Provinsi Jatim ini dalam sambutannya di akhir acara.

Sementara itu, ketua terpilih DPC PA GMNI Kabupaten Malang, Dr. Tantri Bararoh, SE., M.Ak menekankan pentingnya menjadikan PA GMNI sebagai pusat konsolidasi gagasan dan aksi sosial yang konkret, bukan sekadar wadah silaturahmi alumni.

“Kami pengurus Kabupaten Malang akan secepatnya membentuk struktur pengurus sekaligus segera menyusun program kerja ideologis kerakyatan yang harus membumi dan berkontribusi kepada masyarakat,” tutur anggota DPRD Kabupaten Malang ini.

Dalam pernyataannya, ketua terpilih DPC PA GMNI Kota Malang, Prof. Dr. Aulanni’am, drh., DES, menyampaikan bahwa alumni GMNI memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat aktif dalam penyelesaian persoalan masyarakat.

“Khususnya di bidang pendidikan, keadilan sosial, dan penguatan nilai kebangsaan di Malang Raya,” kata akademisi senior ini.

Selain itu, lanjut dia, PA GMNI juga memposisikan diri sebagai mitra kritis pemerintah daerah. Organisasi alumni ini berkomitmen mengawal kebijakan publik agar tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila serta keberpihakan terhadap kelompok masyarakat kecil dan rentan.

Sedangkan dalam seminar nasional yang digelar bersamaan dengan Konfercab materi yang disampaikan para narasumber memperkaya diskursus tersebut.

Para narasumber menyoroti peran intelektual dalam menjaga rasionalitas publik di tengah derasnya arus disinformasi, polarisasi sosial, serta tekanan global yang berdampak langsung pada kehidupan lokal.

Dengan berakhirnya Konfercab ini, PA GMNI Kota dan Kabupaten Malang optimistis dapat memperkuat solidaritas lintas generasi alumni sekaligus memperluas kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Konsolidasi organisasi ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi lahirnya gerakan intelektual yang berpihak pada kepentingan rakyat dan masa depan demokrasi lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *