Peristiwa

Laka Tunggal, Minibus Terguling di Jalan Lingkar Barat Kepanjen Malang

14
×

Laka Tunggal, Minibus Terguling di Jalan Lingkar Barat Kepanjen Malang

Share this article
Laka Tunggal, Minibus Terguling di Jalan Lingkar Barat Kepanjen Malang
Petugas Satlantas Polres Malang melakukan penanganan dan pengamanan lokasi kecelakaan tunggal mobil Daihatsu minibus yang terguling di Jalan Lingkar Barat Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (14/1/2026).(foto:sudutkota.id/ris)

Sudutkota.id – Kecelakaan lalu lintas berupa laka tunggal terjadi di Jalan Lingkar Barat Kepanjen, Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (14/1/2026) siang. Satu unit mobil Daihatsu minibus yang terguling di badan jalan.

“Peristiwa ini merupakan kecelakaan tunggal kendaraan roda empat,” kata Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Kamis (15/1/2026).

AKP Bambang menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh warga yang melintas di lokasi kejadian.

“Petugas langsung merespons laporan masyarakat dan mendatangi tempat kejadian perkara,” imbuhnya.

Menurut AKP Bambang, kendaraan Daihatsu minibus bernomor polisi B-2706-PZG tersebut dikemudikan oleh HD (28), warga Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yang saat itu melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.

“Kendaraan dikemudikan satu orang dengan satu penumpang,” kata Bambang.

Kecelakaan bermula saat kendaraan memasuki ruas jalan yang menikung ke kiri, di mana pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan selip dan terguling.

“Pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraan saat melintas di tikungan,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka lecet pada bagian jari tangan kiri dan wajah, sementara penumpang berinisial BF (27), warga Kota Malang, tidak mengalami luka serius.

“Korban pengemudi mengalami luka ringan,”terangnya.

AKP Bambang menambahkan, korban pengemudi langsung mendapatkan penanganan medis awal di Puskesmas Kepanjen dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Korban sudah mendapatkan perawatan medis dan kondisinya stabil,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menyimpulkan bahwa kecelakaan diduga disebabkan oleh faktor manusia, dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp1 Juta

“Faktor kendaraan, jalan, cuaca, dan lingkungan tidak berpengaruh dalam peristiwa ini,” pungaks Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *